x

Eks GAM di Bireuen Diserang Tumor Ganas, Pemerintah Diminta Bertindak

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Agu 2025 18:14 7 redaksi

RAKYATACEH | BIREUEN – Ketua Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Bireuen, Tgk Mauliadi, meminta pemerintah agar secepat mungkin bertindak membantu salah seorang eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Bireuen yang mengalami penyakit tumor ganas.

Sunardi (44), atau yang akrab disapa Nek Amat, beralamat di Gampong Karieng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, seorang eks kombatan GAM dari Sagoe Bate Sineuk Batee Iliek, kini tengah berjuang melawan penyakit tumor gajah yang menggerogoti lehernya.

Berbagai upaya pengobatan telah ditempuh, baik di rumah sakit kabupaten maupun provinsi, namun tumor ganas yang menyerang dirinya, kian hari semakin membesar dan membengkak.

Kondisi eks kombatan tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua JASA Bireuen. Sebelum viral di media sosial (medsos), Tgk Mauliadi bersama salah satu yayasan sosial, turut menyambangi kediaman Sunardi guna bersilaturahmi.

Ketua JASA Bireuen merasa terpukul melihat kondisi salah seorang pejuang bangsa Aceh di Bireuen yang mengalami penyakit tumor ganas. Ia tak sanggup menahan air matanya melihat perjuangan Nek Amat.

“Sungguh sangat memprihatinkan, masih ada para pejuang bangsa Aceh yang mengalami penyakit tumor ganas namun tidak ada penanganan serius dari pemerintah, baik di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun di pemerintah provinsi (Pemprov). Semoga para pemangku kepentingan terbuka hatinya membantu sesama,” sebut Tgk Mauliadi kepada Rakyat Aceh, Kamis (14/8).

Dengan nada sedih, Ketua JASA Bireuen berharap kepada pemerintah agar segera mungkin dapat bertindak membantu Nek Amat.

“Kami selaku anak syudaha meminta kepada semua pihak khususnya pemerintah, baik Pemkab maupun Pemprov, agar dapat membantu orang tua kami yang diserang penyakit tumor ganas. Mari nampakkan bahwa kita sudah sejaahtera dalam bingkai perdamaian, bantulah Nek Amat,” ujar Ketua JASA Bireuen.

Ia menyebutkan, dari jejak perjuangan Nek Amat tempo dulu dalam berjuang mati-matian bersama ayahnya yang sudah meninggal di masa konflik, berarti Nek Amat merupakan orang tua JASA juga yang perlu dijaga dan dirawat.

“Meskipun orang tua kami telah syahid, namun mereka pernah bersama-sama dalam hutan dan di garis yang sama ataupun dalam idiologi yang sama. Dengan demikian, kami selaku anak dari mereka sangat merasa bersedih melihat kondisinya saat ini, semoga pemerintah dapat membantu orang tua kami tersebut,” kata Tgk Mauliadi.

Selain itu, JASA Bireuen juga meminta anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh agar memberikan perhatian khusus kepada Nek Amat, khususnya dalam membantu pengobatan.

“Semoga Nek Amat cepat sembuh dan mendapat pertolongan dari berbagai pihak,” harap Tgk Mauliadi. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x