Sejumlah 1685 mahasiswa baru mengikuti PKKMB di kampus timur universitas setempat, Selasa (26/8).
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRAKYATACEH | BIREUEN – Sejumlah 1685 mahasiswa baru (Maba) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Pelajaran 2025/2026 di kampus timur Universitas setempat, Selasa (26/8).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor Umuslim, Dr Marwan Hamid MPd. Turut hadir pada ceremonial pembukan antara lain, Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Rusyidi Mukhtar SSos atau yang kerap disapa Ceulangiek, Sekretaria Yayasan, Dasril, Ketua Senat, Ir T M Nur, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas, para kabag, dan para dosen.
Si momen itu, Rusydi Mukhtar turut membakar semangat mahasiswa baru yang akan menghadapi pendidikan formal di jenjang lebih tinggi dari sebelumnya.
“Selamat datang kepada mahasiswa baru, swlamat bergabung di wadah pendidikan tinggi kebanggan kita ini, semoga dapat mengikuti kuliah sampai tuntas dan menggapai harapan baru yang merupakan cita-cita sejak awal, yaitu menjadi orang sukses dan nantinya mendapat gelar sarjana,” ujar Ceulangiek.
Ia berpesan kepada mahasiswa baru agar menjaga nama baik almamater kampus dimanapun berada, dan selalu mengedepankan perintah Allah SWT.
“Jangan lupa selalu membaca Al quran dan menjaga salat lima waktu, karena sebaik apapun kita belajar tetapi tidak mendekatkan diri kepada Allah, maka semuanya sia-sia, sehingga belajarpun tak berkah,” sebut Rusyidi Mukhtar.
Sementara itu, Rektor Umuslim, Dr Marwan turut menyampaikan sejumlah prestasi yang pernah diraih oleh universitas.
“Universitas Almuslim dinobatkan sebagai universitas swasta terbaik di Provinsi Aceh hingga saat ini. Kita sudah 4 tahun berturut-turut mendapatkan gelar itu. Dari 8 fakultas dan 38 program studi, kita telah mendapat nilai akreditasi, ada yang amat baik, baik sekali, dan baik,” sebut Marwan sembari mengaku bahwa setiap tahun ada pertukaran pelajar ke berbagai negara.
Rektor Marwan juga menyampaikan tentang profil kampus dengan visinya yaitu, “Unggul, Islami, dan Profesional”, yang bermakna bahwa mahasiswa harus unggul sesuai disiplin ilmu penjurusan di setiap fakultas, memiliki teknikal skill, dan profesional skill. Mengusai bahasa inggris, mengusai ilmu komputerasi, dan digitalisasi, serta mampu membaca Alquran.
“Ini penting dalam mengembangkan Kampus Berdampak sesuai tuntutan Kemendiktisaintek RI dengan pelelaksanaan kurikulum baru Outcome Based Educaton (OBE) yang merupakan sistem pembelajaran fokus pada capaian lulusan yang relevan pada tuntutan dunia kerja,” pungkas Rektor Umuslim. (akh)
Tidak ada komentar