Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Rusyidi Mukhtar SSos Ceulangiek, memberikan sambutan pada momen wisuda Angkatan XXXIX Tahun 2025 di Umuslim Peusangan, Selasa (28/10).
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRAKYATACEH | BIREUEN – Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan Bireuen yang juga selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rusyidi Mukhtar atau yang kerap disapa Ceulangiek, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Universitas Almuslim (Umuslim) menjadi kampus terbaik dan unggul.

“Kami Yayasan Almuslim Peusangan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Universitas Almuslim Peusangan dari berbagai aspek, terkhusus melalui
peningkatan kualitas dan kuantitas sarana-prasarana kampus,” ujar Ceulangiek di momentum prosesi wisuda Angkatan XXXIX Tahun 2025 di kampus setempat, Selasa (28/10).
Selain itu, ia mengaku, juga akan fokus melakukan evaluasi dan perbaikan tatanan, melalui peningkatan kemampuan seluruh personel yang ada, agar Umuslim Peusangan memiliki keunggulan daya saing yang tinggi.
“Semenjak kami mengelola kampus ini, banyak hal yang telah kami berikan, seperti lahirnya 4 program studi (Prodi) pada program Pascasarjana berupa, S2 Administrasi Pendidikan, S2 Pendidikan Dasar, S2 Ilmu Pendidikan Sosial, dan S2 Pengelolaan Sumber Daya Alam,” kata Ceulangiek.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan, pihak yayasan juga telah berkontribusi mendirikan Fakultas Kedokteran, yang sebentar lagi akan mengikuti proses belajar mengajar.
“Tahun ini, saya juga mendukung kegiatan
Pekan seni mahasiswa daerah (Peksimida) yang bersumber dari dana
Pokir. Tak hanya itu, sejumlah bangunan di kampus, juga sudah kami perjuangkan. Semoga Umuslim terus berbenah, dan kami siap selamanya membantu pembangunan kampus,” tegas Ceulangiek.
Di kesempatan tersebut, Ceulangiek juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Marwan berserta jajarannya, yang telah bekerja keras dan cerdas penuh idealisme untuk memajukan universitas.
“Semangat idealisme yang menyala di seluruh jajaran civitas akademika inilah, yang memberikan ‘ruh’ di dalam melaksanakan tugas pendidikan di
lingkungan Universitas Almuslim Peusangan,” pungkasnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, atas upaya yang tak henti-hentinya
memberikan pembinaan dan pengawasan bagi Umuslim.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang sudi hadir ke kampus Umuslim. Mohon dukungannya, baik secara moril maupun materil, karena kami merupakan kampus swasta yang bersifat wakaf,” pinta Rusyidi sembari memohon untuk difasilitasi terkait MoU antara Umuslim Peusangan dengan Pemerintah Aceh.
Ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk
menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, sebagai rumah sakit pendidikan, mengingat Umuslim telah melahirkan Fakultas kedokteran, dan sudah menerima mahasiswa tahun ajaran 2025. (akh)
Tidak ada komentar