x

804 Lulusan Angkatan XXXIX Umuslim Diwisuda, 241 Diantaranya Alumni Pascasarjana

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Okt 2025 19:12 6 redaksi

RAKYATACEH | BIREUEN – Sejumlah 804 sarjana dan pascasarjana angkatan XXXIX tahun 2025 di Universitas Almuslim (Umuslim), mengikuti prosesi wisuda selama dua hari, terhitung sejak Senin-Selasa, 27-28 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Creatif Center MA Jangka universitas setempat.

Turut hadir pada acara itu antara lain, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr Rizal Munadi, Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Forkopimda Bireuen, para anggota DPRA, kepala SKPK dan SKPA.

Selain itu, hadir juga Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Rusyidi Mukhtar SSos Ceulangiek, Pengawas Yayasan Almuslim, Dedi Santri SH CPM atau yang kerap disapa Bang Radja, Rektor Universitas Islam Aceh (UIA), Dr Nazaruddin MA, Rektor, Wakil Rektor, civitas akademika Umuslim, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Adapun ratusan wisudawan yang mengikuti momen bahagia itu, tersebar di tujuh fakultas dan pascasarjana, dengan rincian 192 laki-laki, dan 612 perempuan.

Mengingat banyaknya lulusan, Umuslim melaksanakan wisuda selama dua hari. Untuk hari Senin, sejumlah 403 orang mengikuti wisuda dengan rincian, 241 dari Program Pascasarjana, 85 orang dari Fakultas Pertanian, 49 orang dari FISIP, dan 28 orang dari Fakultas Ekonomi.

Sementara untuk hari Selasa, sebanyak 401 orang, dengan rincian 273 orang dari FKIP, 13 dari Fakultas Teknik, 81 dari FIKOM, dan 34 dari Fakultas Kesehatan.

Di momentum tersebut, Rektor Umuslim, Dr Marwan Hamid MPd, mengucapkan selamat atas selesainya studi mahasiswa dan juga mengatakan rasa terima kasih kepada para orang tua mahasiswa, yang telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan di Umuslim.

“Saya berharap, para wisudawan dapat terus berkarya dan berpikiran maju dengan tetap semangat, pantang menyerah, serta tetap mengedepankan kejujuran dan etika,” ujar Rektor Marwan di hadapan lulusan Umuslim, Selasa (28/10).

Pada kesempatan tersebut, Rektor Marwan menegaskan, wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian panjang. Gunakan ilmu sebagai cahaya, bukan sekadar hiasan. Jadilah teladan di tengah masyarakat, bukan sekadar penonton perubahan.

“Bangsa ini tidak kekurangan orang pandai, tetapi masih menanti lahirnya orang bijak yang mau berbuat,” pungkas Rektor Marwan.

Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemdiktisainteks yang telah memberikan izin prodi kedokteran dan prodi profesi dokter program profesi, dan telah membantu mahasiswa kurang mampu dalam bentuk bantuan sosial KIP-K, dan berbagai program Riset serta pengabdian kepada dosen dan mahasiswa Umuslim.

“Ucapan terima kasih tentunya, juga kami sampaikan kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah banyak membantu kampus wakaf ini, seperti menjadikan Rumah Sakit Fauziah sebagai Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran dan bantuan lainnya,” kata Maarwan. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x