x

Ukir Prestasi, Bireuen Juara Umum Kejurda Muaythai Aceh 2025

waktu baca 3 menit
Rabu, 29 Okt 2025 15:33 52 redaksi

RAKYATACEH | BIREUEN– Atlet Muaythai Kabupaten Bireuen kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Aceh. Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Muaythai Aceh tahun 2025, tim Bireuen berhasil keluar sebagai Juara Umum setelah memperoleh sembilan medali dari berbagai kelas pertandingan.

Diketahui, Kejurda Muaythai Aceh 2025 tersebut, digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, yang berlangsung di GOR KONI Banda Aceh pada 24-28 Oktober 2025, dan diikuti ratusan atlet dari 10 kabupaten/kota.

Ketua Umum Muaythai Kabupaten Bireuen, Munazir Nurdin atau yang akrab disapa Boh Manok, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama daerah.

“Alhamdulillah, dari sembilan atlet Bireuen yang bertanding, seluruhnya berhasil meraih medali, terdiri dari enam emas, dua perak, dan satu perunggu. Ini capaian yang luar biasa dan membanggakan bagi kita semua,” ujar Boh Manok kepada Rakyat Aceh, Rabu (29/10).

Dengan raihan medali tersebut, Muaythai Bireuen keluar sebagai Juara Umum dengan raihan 9 medali dari 9 atlet yang ikut bertanding, disusul Juara Umum II diraih Kabupaten Pidie Jaya dengan 4 Emas dan 4 Perak, serta Juara Umum III diperoleh Kabupaten Aceh Barat dengan 4 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu.

Berikut daftar peraih medali dari tim Pengcap Muaythai Bireuen di Kejurda Aceh 2025 :
• Medali Emas :
– M. Al Fathan (Youth 30kg Putra)
– M. Al Fatih (Youth 32kg Putra)
– Martunis (Junior 48kg Putra)
– Cut Metuah (Junior 43kg Putri)
– Siti Asyura (Junior 38kg Putri)
– Mardani (Junior 60kg Putra)

• Medali Perak :
– Rajie Fandi (Elite 65kg Putra)
– Ahmadi Rezad (Elite 70kg Putra)

• Medali Perunggu :
– Misrul Hadi (Elite 57kg Putra)

“Selain meraih juara umum, Muhammad Al Fathan yang merupakan atlet asal Bireuen, juga dinobatkan sebagai Fighter Pemula Terbaik pada ajang Kejurda Aceh 2025,” sebut Boh Manok dengan penuh bangga.

Munazir menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras para atlet dan pengurus yang berjuang dengan dukungan terbatas. Pendanaan kegiatan sebagian besar berasal dari swadaya atlet dan pengurus Muaythai Bireuen.

“KONI Bireuen bukannya tidak membantu, namun saat ini mereka sedang fokus mempersiapkan kontingen menuju Pra PORA, dan Muaythai juga akan ikut serta dalam kegiatan itu,” jelasnya.

Ia berharap, prestasi di ajang Kejurda kali ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi Pra PORA dan PORA Aceh mendatang.

“Mudah-mudahan kemenangan ini menjadi batu loncatan bagi para atlet kita untuk tampil lebih gemilang di event yang lebih besar,” pungkas Boh Manok.

Diakhir penyampaiannya, Boh Manok secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pelatih Utama, Khairul Rizal, Asisten Pelatih, Yukai Prihatin Martin, dan Bendahara Umum Pengcab Muaythai Bireuen, Ruswati, yang selalu mendampingi atlet saat berlatih dan bertanding.

“Ketiga sosok pengurus Muaythai Bireuen tersebut, patut diapresiasi atas dedikasinya selama ini, yang selalu senantiasa berada di depan dalam mendukung atlet-atlet kita dalam bertanding. Semoga mereka sehat selalu dan dapat mendampingi para atlet dalam mengikuti pertandingan di berbagai ajang ke depan,” harap Munazir. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x