Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, melayangkan surat kepada penyelenggara Konser Band Dewa 19, isinya tidak memberikan izin penggunaan Stadion PAG di Batuphat dan menolak konser. IDRIS BENDUNG/dokLHOKSEUMAWE|RAKYAT ACEH – Ditengah masih maraknya informasi simpang siur keberlangsungan konser Band Dewa 19 di Stadion Perta Arun Gas (PAG) pada 29 November mendatang, Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar dengan tegas telah melayangkan surat kepada penyelenggara .
“ Yang pasti, saya sudah kirim surat ke penyelenggara konser. Bahwa pemko tidak mengizinkan penggunaan Stadion PAG untuk kegiatan konser,” kata Sayuti menjawab Rakyat Aceh, Jum’at malam sekira pukul 19.00 WIB.

Disinggung Rakyat Aceh, adakah kaitan ‘arus’ penolakan konser- sehingga Wali Kota Lhokseumawe, berkunjung ke danrem tadi ? Sayuti Abubakar mengatakan tidak ada berbicara masalah konser.
“ Yang ada acara silaturrahmi menyambut kedatangan Pangdam Iskandar Muda di Pendopo Aceh Utara,” katanya.
Sementara itu, salah seorang panitia konser Band Dewa 19 inisial R, saat dihubungi Rakyat Aceh, tidak berani memberikan komentar soal konser. “ Saya hanya orang kerja . Saya belum bisa jawab apa-apa pak. Mohon maaf. Pak langsung aja DM kea kun IG Melefest,” tulisnya via Whatsapp.
Seperti pemberitaan sebelumnya, kebijakan penolakan konser tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dalam pertemuan bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA), dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam setempat di Sekretariat MPU Lhokseumawe, Rabu lalu.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Husaini, Ketua MPU Lhokseumawe Tgk. H. Abubakar Ismail, para wakil ketua seperti Tgk. Muhammad Isa dan Tgk. Rizwan Haji Ali, serta Ketua Harian MUNA Lhokseumawe Tgk. Sulaiman Daud, akrab disapa Tgk. Lhok Weng.
Sementara itu, beredar di medsos, konser Dewa 19 tetap berlangsung walaupun ditengah guyuran penolakan. Hingga berita ini naik tanyang, EO Melefest belum berhasil dihubungi. Beberapa panitia konser saat ditanya nomor kontak EO semua tak memberi jawaban. (ung)
Tidak ada komentar