
RAKYAT ACEH | LHOKSUKON :Gebrakan Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil, dipenghujung tahun 2025 merombak personil birokrasi di kabupaten memiliki 852 gampong cukup mengejutkan. Terlebih lagi, ketika Sekda Dr Murtala, M.Si dilangser. Eh malah memberikan kepercayaan kepada sosok seorang basic dunia pendidikan sebagai pelaksana tugas.

Tes membaca Al Qur’an, Senin pagi baru saja usai. Memasuki pukul 15.20 WIB proses pelantikan langsung terjadi. Suasana aula setdakab di Landing, sedikit panas. Ruang berpendingin seluas 25 X 50 meter tak mampu memberikan kesejukan.
Was, was 30 pejabat eselon 2 yang baru mengikuti tes membaca kitab suci Al Qur’an- tertuju mata pada panggung utama karena slide layar lebar tertera satu persatu nama-nama pejabat yang bakal dilantik dalam posisi baru.
MC dengan suara lembut menyebutkan awalnya adalah Dr A Murtala, M.Si ditempatkan pada posisi sebagai staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik. Berarti posisi ‘strategis’ kosong. Lalu siapa bakal dipercaya menduduki jabatan sekda ?
Suara azan ashar menggema. Proses menyebutkan satu persatu nama yang akan dilantikpun berhenti sejenak hingga azan selesai.
Enggak selang lama, Bupati Aceh Utara dalam sambutan menyebutkan Jamaluddin, S. Sos, M.Pd menjabat Plt Sekda. Padahal hari itu juga dilantik sebagai Kadis Pendidikan dan Kebudayaan yang diperkuat melalui Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 821/2025, tertanggal 17 November 2025 di Lhoksukon.
Selama ini, sosok Jamaluddin, S.Sos, M.Pd sangat dikenal yang selalu menggeluti- bidang dunia pendidikan. Namun, kini harus memikul tanggungjawab pula sebagai Plt Sekda Aceh Utara selain menjabat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara
Padahal, bupati yang suka dipanggil Ayahwa disela-sela sambutan menyebutkan kalau Aceh Utara dalam posisi sangat sulit ? Lalu, kenapa ‘bintang’ jatuh kepada Jamaluddin.
Bupati, Ismail A Jalil yang coba dikonfirmasi ulang Rakyat Aceh, Selasa hingga pukul 17.05 WIB belum memberikan jawaban.
Terpilih Plt Jamaluddin, S.Sos, M.Pd sempat menjadi pertanyaan kalangan yang hadir. Bahkan, seusai keluar berita dibeberapa media online dan cetak, pembaca ikut bertaya-tanya. Kenapa ? Ada Apa kok bisa ya Ayahwa pilih Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jamaluddin sebagai Plt Sekda Aceh Utara ?
Akankah harapan Aceh Utara terwujud sejak Ayahwa dilantik oleh Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, 17 Februari 2025 lalu. “ Bangkit, Bangkit, Bangkit “ Semoga. (ung)
Tidak ada komentar