Kepala Dusun Meriam, Samsul Bahri bersama warga membersihkan saluran paret yang tersumbat, Ahad kemarin. FOR RAKYAT ACEH.RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Warga Dusun Meriam, Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, mendesak Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, untuk segera menuntaskan program normalisasi saluran utama di Jalan Darussalam. Pekerjaan tersebut sebelumnya telah dimulai oleh Pj Wali Kota Imran, namun hingga kini belum dirampungkan.

Desakan itu disampaikan Kepala Dusun Meriam, Samsul Bahri, kepada Rakyat Aceh, Senin (24/11), setelah memantau kondisi banjir yang merendam permukiman warga dalam tiga hari terakhir. Ia menjelaskan, genangan air yang bertahan hingga berhari-hari disebabkan oleh saluran utama yang tersumbat dan tidak pernah dibersihkan secara menyeluruh.
“Berdasarkan pemantauan kami, penyebab air hujan menggenang hingga merendam rumah warga adalah akibat saluran utama di Jalan Darussalam dan Jalan Samudera yang tersumbat dan sudah lama tidak dinormalisasi,” ujar Samsul.
Ia menambahkan, saat masa kepemimpinan Pj Wali Kota Imran, sebagian saluran telah dibersihkan. Namun pekerjaan belum tuntas sehingga banjir kembali terjadi ketika curah hujan meningkat.
Karena itu, warga berharap Wali Kota Lhokseumawe saat ini, Dr. Sayuti Abubakar, dapat melanjutkan sekaligus menuntaskan program normalisasi tersebut.
“Kami memohon agar pemerintah kota segera menindaklanjuti. Jika saluran utama tidak dinormalisasi secara total, setiap musim hujan jalan dan rumah warga pasti akan kembali terendam,” tegasnya.
Samsul juga mengungkapkan bahwa saluran utama di Jalan Samudera, kawasan Hagu Selatan, hingga kini belum pernah dibersihkan atau dinormalisasi oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Pantauan di lapangan memperlihatkan Samsul Bahri bersama warga turut berjibaku membersihkan saluran yang tersumbat dengan peralatan seadanya sambil mengenakan mantel hujan. (arm/ra)
Tidak ada komentar