x

Hujan Lebat Di Aceh Selatan, Beberapa Kecamatan Terendam Banjir

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Nov 2025 17:18 24 redaksi

Tapaktuan – Hujan lebat sejak sepekan terakhir merendam rumah warga di beberapa Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.
Mulai dari bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang hingga terputusnya akses jalan Nasional.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, H. Zainal, Rabu, (26/11), mengatakan bahwa sejumlah wilayah di Aceh Selatan terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi.

“Di beberapa titik ketinggian air mulai dari 30 hingga 120 sentimete, arus air cukup deras sehingga memasuki rumah warga dan meninggalkan endapan lumpur tebal. Infrastruktur transportasi juga ikut terdampak serius,” katanya.
Selain merendam pemukiman, banjir juga menyebabkan jalanan terhambat, sementara longsor dan pohon tumbang menutup akses utama. Kecamatan Meukek, Samadua, dan Trumon Tengah juga tidak luput dari dampak genangan.

“Kota Bahagia Terparah, ketinggian air mencapai puncaknya, menyebabkan kerusakan signifikan,” sebutnya.
Di Gampong Labuhan Tarok 2, Kecamatan Meukek, air mulai surut namun menyisakan lumpur tebal di halaman dan ruang keluarga warga.
Sementara itu, diwaktu yang sama, Gampong Pulo Paya, Trumon Tengah, mengalami genangan tinggi sempat membuat jalan nasional tak dapat dilalui.
“Akses Jalan Nasional Terputus Akibat Longsor Bencana ini menyebabkan dua jalur vital jalan nasional yang menghubungkan Tapaktuan–Blangpidie dan Tapaktuan–Subulussalam terputus total,” katanya.

Tak hanya itu, sambung Zainal, di Sawang dan Tapaktuan, angin kencang merobohkan pohon berukuran besar dan menutup akses utama.Material longsor dari lereng Gunung Alue Kriet menimbun badan jalan nasional, memaksa seluruh kendaraan berhenti total dan mobilitas masyarakat tersendat.
Petugas Damkar PB 02 Meukek melakukan pendataan rumah terendam dan memastikan warga yang membutuhkan bantuan segera tertangani.
TNI–Polri, relawan, dan masyarakat setempat bekerja bahu-membahu membersihkan jalan nasional dari tumpukan longsor dan pohon tumbang.
Perkembangan Terkini: Hingga berita ini diturunkan, sejumlah titik sudah menunjukkan perkembangan positif. Jalan nasional di Lhok Pawoh, Sawang, sudah kembali normal. Namun, pembersihan material longsor di Batu Itam, Tapaktuan, masih berlangsung.

“Kami meminta masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan menunggu air semakin naik. Jika situasi tidak memungkinkan, segera lakukan evakuasi mandiri dan hubungi perangkat gampong atau petugas terdekat,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di area rawan dan tidak memaksakan diri melintas di jalan yang masih tergenang. “Keselamatan adalah prioritas utama,” tutupnya. (yat/rus)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x