Foto : Dampak banjir di Aceh Utara, sebuah mobil terbawa ke kawasan persawahan di kampong Dagang, Kecamatan Sawang. Pemerintah setempat menyebutkan 28 orang meninggal. IDRIS BENDUNG-RAKYAT ACEHLHOKSUKON |RAKYAT ACEH – Sebanyak 28 orang meninggal akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara, lima korban diantaranya berasal dari Sumatera Utara.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Posko Induk Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Bupati Ismail A. Jalil, yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Jamaluddin Usman.
“Posko Induk Pemkab Aceh Utara mencatat hingga saat ini sebanyak 28 warga meninggal dunia akibat terdampak banjir,” ujar Jamaluddin dalam keterangan resminya diterima Rakyat Aceh, Sabtu 29 November 2025 sore.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat masih terus melakukan pencarian di lokasi-lokasi yang dinilai berisiko tinggi. Arus air yang deras serta sulitnya akses menuju beberapa desa membuat proses evakuasi memerlukan waktu lebih lama.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mereka yang berada di daerah bantaran sungai dan kawasan rawan longsor. Selain itu, bantuan logistik dan pendirian pos pengungsian masih berlangsung di sejumlah titik untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan akan memperbarui data korban dan perkembangan situasi secara berkala. (ung)
Tidak ada komentar