x

Viral Instruksi Danrem Lilawangsa, Warga Serbu Gudang Bulog untuk Beli Beras Murah

waktu baca 2 menit
Minggu, 30 Nov 2025 19:02 11 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Sebuah video berisi imbauan Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, yang meminta masyarakat membeli beras langsung di gudang Bulog dengan harga murah, mendadak viral pada Minggu (30/11/2025). Video tersebut menyebar cepat melalui grup WhatsApp dan media sosial hingga memicu antusiasme warga.

 

Tak lama setelah video beredar, masyarakat berbondong-bondong mendatangi gudang Bulog di Desa Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Ratusan warga tampak mengantre dengan tertib untuk membeli beras kebutuhan sehari-hari.

 

Dalam rekaman video itu, Kolonel Inf Ali Imran menyampaikan ajakan kepada masyarakat Lhokseumawe untuk membeli beras langsung di gudang Bulog agar mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

 

“Saya Danrem 011/Lilawangsa. Warga ayo datang ke gudang Bulog di Desa Punteut. Beli beras di sini, harganya murah. Beras PSAP tersedia. Kalau di tempat lain harganya mahal, beli saja di sini,” ujar Danrem dalam video tersebut didampingi Kepala Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal.

 

Ia juga memastikan ketersediaan stok beras aman. “Stok masih ada, cukup untuk kebutuhan hingga satu tahun. Sudah saya sampaikan kepada kepala gudang agar menjual di sini, daripada nanti pedagang diduga memainkan harga. Di sini beras dijual lebih murah,” katanya.

 

Gagasan Danrem Ali Imran, yang diketahui merupakan putra asli Aceh, mendapat banyak pujian dari warga dan netizen karena dinilai membantu masyarakat di tengah naiknya harga bahan pokok.

 

Saat proses penjualan berlangsung, Danrem Ali Imran yang juga perwira Korps Baret Merah itu ikut turun langsung mendampingi masyarakat. Lokasi gudang tampak dipadati warga dari berbagai desa di Lhokseumawe dan sekitarnya.

 

Salah seorang warga, Masitah (46), mengaku sangat terbantu dengan kebijakan tersebut. “Saya senang dan berterima kasih kepada Danrem Lilawangsa karena memudahkan kami mendapatkan beras dengan harga murah,” ujarnya.

 

Ia membandingkan, harga beras di pasar saat ini berkisar Rp270 ribu hingga Rp300 ribu per sak, jauh lebih mahal dari harga yang dijual Bulog. “Setelah banjir kemarin, bantuan dan perhatian pejabat seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Terima kasih Pak Danrem,” tambahnya dengan wajah gembira. (arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x