x

Dukung Dampak Banjir, Bupati Aceh Utara Diminta Refocusing Dana Desa

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 16:45 9 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSUKON – Pemerintah Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, berharap Bupati Aceh Utara, menerbitkan kebijakan resmi untuk refocusing dana desa tahun 2025, guna mendukung penanganan dampak banjir bandang yang melanda 1.920 jiwa wilayah tersebut.

Pemerintah Gampong Blang Peuria, kepada wartawan menyampaikan bahwa saat ini masyarakat terdampak banjir, membutuhkan dukungan dana besar untuk berbagai program pemulihan. Mulai dari penyediaan fasilitas kesehatan, pendidikan bagi anak-anak yang terdampak, pembersihan lumpur, normalisasi saluran pembuangan, hingga pengangkutan sampah.

“Semua ini membutuhkan dana besar. Karena itu, pada momentum pencairan dana desa 2025, kami sangat mengharapkan kebijakan bupati sebagai dasar legal refocusing anggaran,” kata perwakilan Pemerintahan Gampong Blang Peuria, Husni.

Berdasarkan data gampong, sebanyak 1.920 warga terdampak langsung banjir bandang tersebut. Selain itu, 15 rumah hanyut dan mengalami kerusakan berat, serta terdapat satu korban meninggal dunia akibat musibah tersebut.

Pemerintah gampong menilai, tanpa fleksibilitas anggaran, upaya pemulihan sosial dan infrastruktur tidak dapat berjalan maksimal.

“Ini menjadi tanggung jawab kami untuk menormalisasi keadaan kembali. Karena itu, kami berharap pemerintah Aceh Utara dapat memberi kebijakan agar dana desa dapat difokuskan secara efektif untuk penanganan darurat banjir.” katanya.

Dengan refocusing dana desa, Gampong Blang Peuria berharap program pemulihan dapat segera dilakukan, mengingat kebutuhan warga masih tinggi hingga saat ini.

Hal senada juga diharapkan oleh Sariyulis salah seorang tokoh gampong, menurutnya, jika disetujui ini menjadi langkah progresif bagi pemerintah aceh utara yang telah tanggap pasca bencana dahsyat Aceh utara, yang hingga saat ini kondisi masih sangat memprihatinkan. Disisi sisi kebijakan pemerintah Aceh utara berlegitimasi dipublik atas dukungan kebijakan pemerintah.

“Kami semua sangat susah bangkit tanpa dukungan kebijakan dari pemerintah aceh utara. Jika permintaan ini dikabulkan minimal sekali, kami sudah punya satu pijakan awal dalam upaya membangkitkan kembali kestabilan ekonomi kami dimasa mendatang”, tutup Sariyulis tokoh gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. (ung)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x