Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, melihat data kerusakan dan infrastruktur yang ditunjukkan dalam rangka meninjau penanganan banjir di Kota Lhokseumawe, Jumat (12/12). FOR RAKYAT ACEH.RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyambut dan mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, yang meninjau langsung kondisi dan penanganan banjir di Kota Lhokseumawe, Jumat (12/12).

Setibanya di kota itu, Menko Polkam bersama Wali Kota, Bupati Aceh Utara, Ismail A.Jalil, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr Ahzan, Dandim 0103 Aceh Utara,
Letkol Arh Jamal Dani Arifin, serta unsur Forkopimda lainnya langsung menuju lokasi pengungsian di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu. Kedatangan rombongan disambut Camat Muara Satu beserta perangkat gampong.
Di lokasi tersebut, Menko Polkam berinteraksi dengan para pengungsi untuk memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, kondisi hunian sementara, serta kebutuhan mendesak lainnya. Berbagai temuan di lapangan akan menjadi dasar evaluasi dan percepatan langkah penanganan banjir.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, rombongan turut menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako, perlengkapan kebutuhan harian, serta logistik dapur umum kepada warga terdampak.
Usai dari lokasi pengungsian, Menko Polkam bertolak ke Makorem 011/Lilawangsa guna menerima paparan perkembangan situasi, evaluasi penanganan darurat, serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan jembatan putus di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan menuju Lhokseumawe.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilandasi kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Ini bukan hanya persoalan bupati atau wali kota. Ini persoalan bangsa. Kita selesaikan bersama. Saya berharap doa seluruh masyarakat agar masalah ini dapat ditangani dengan baik,” ujarnya.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas perhatian serius pemerintah pusat.
“Kehadiran Menko Polkam menjadi penguatan bagi kami untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, efektif, dan terkoordinasi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe tetap berada pada status siaga penuh dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pengungsi, normalisasi aliran air, dan pemulihan akses di titik-titik terdampak.
“Fokus kami adalah pelayanan cepat dan terukur di setiap lokasi. Koordinasi lintas instansi terus kami perkuat agar penanganan berlangsung optimal,” ujarnya.
Agenda Menko Polkam ditutup di Bandara Malikussaleh sebelum bertolak kembali ke Banda Aceh.
(arm/ra)
Tidak ada komentar