x

Warga Sambut Gembira Setelah 20 Tahun Penantian, Akhirnya Jalan Paya Bakong Dipacu

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Des 2025 10:09 181 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA : Pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, mulai di pacu. : Warga sambut gembira setelah 20 tahun penantian.
Upaya peningkatan kualitas infrastruktur ditandai dengan tepung tawar atau peusijuek, Minggu 28 Desember 2025 sejumlah alat berat di peusijuek sebagai harapan agar pelaksanaan perbaikan jalan menuju arah Blang Pante di kecamatan tersebut berjalan lancar Mustafa, Ketua Muda Seudang, Paya Bakong kepada Rakyat Aceh, Senin 29 Desember 2025 menyebutkan jalan mulai dari Desa Blang Gunci sampai arah Desa Blang Pante, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama lebih kurang 20 tahun pasca damai.

“Sampai-sampai membuat mobilitas masyarakat terhambat. Jalan berlubang yang tergenang air saat hujan menyebabkan kendaraan rawan tergelincir dan mengancam keselamatan pengendara. Sementara pada musim kemarau, debu dari jalan yang rusak menimbulkan ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan bagi warga sekitar,” katanya.

Perbaikan yang dilakukan oleh PT Alhas Jaya Group ini disambut antusias oleh warga setempat sejak pagi hari, beberapa masyarakat perwakilan dari Desa Blang Gunci sampai Desa Blang Pante ikut hadir dalam rangka syukuran pesijuk alat tadi di masjid Tgk Syiek di Paya Bakong dengan raut wajah penuh harapan, tambahnya..

Senyum terpancar dari wajah penduduk yang melihat alat berat di pesijuk untuk memulai bekerja. Bagi mereka, perbaikan ini bukan sekedar kegiatan pembangunan, tetapi merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak yang mempengaruhi aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial sehari hari.

Sementara itu, Sofyan Ismail atau yang kerap disapa Chombet juga mengajak pemerintah kecamatan dan juga pemerintah desa untuk ikut hadir dan mengawal bersama sama dalam proses pengerjaan tersebut.

Menurut dia, diharapkan masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang telah di perbaiki agar tidak cepat rusak kembali. Pang chombet juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dukungan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas umum dengan baik.

“Jalan yang layak menjadi tulang punggung aktivitas desa baik itu sector pertanian, perdagangan, mobilitas pendidikan dapat berjalan lancar,” pungkas Chombet sapaannya. (ung)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x