RAKYAT ACEH | SIMEULUE – Pemerintah Kabupaten Simeulue, peringatkan dan himbau puluhan pengencer resmi beras SPHP Mitra Binaan Perusahaan Umum (Perum) Bulog, Sub Divre Meulaboh.
Sebanyak 61 mitra binaan resmi pengencer beras SPHP milik Perum Bulog Sub Divre Meulaboh itu, tersebar di sejumlah Kecamatan, yakni Kecamatan Simeulue Timur, Simeulue Barat, Teluk Dalam, Salang, Teupah Tengah,Teupah Selatan dan Kecamatan Teupah Barat.
Peringatan dan himbuan untuk pengencer resmi beras SPHP milik Perum Bulog itu, disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Simeulue, Asludin, kepada Harian Rakyat Aceh, Selasa 30 Desember 2025.
“Menjelang pergantian tahun, kita ingatkan dan himbau kepada pengencer resmi beras SPHP milik Bulog, maka yang mendapat kepercayaan sebagai mitra binaan Bulog, supaya konsisten menjaga harga beras SPHP itu. Sebab mitra binaan Bulog tersebut, sangat berperan menjaga kestabilan pangan di pulau Simeulue,” kata Asludin.
Sekda Simeulue juga meminta peran penting masyarakat dan konsumen, untuk mengawasi harga penjualan beras SPHP milik Bulog di setiap pengencer resmi beras SPHP di wilayah kepulauan Simeulue, selaku Mitra Binaan Bulog, Sub Divre Meulaboh.
“Masyarakat dan konsumen, sangat-sangat penting perannya, untuk pengawasan harga beras SPHP yamg dijual pengencer resmi mitra binaan Bulog. Bila masyarakat dan konsumen mencurigai adanya permainan harga beras SPHP, supaya segera informasikan kepada Bidang Perekonomian dan Disperindagkop atau Bidang Pangan di Dinas Pertanian,” imbuh Asludin.
Puluhan pengencer resmi beras bermerek SPHP mitra binaan Perum Bulog, yang tersebar di sejumlah Kecamatan itu, juga dijelaskan Plt Kabag Ekonomi Kabupaten Simeulue, Afrianto, S.Psi yang ditemui Harian Rakyat Aceh, Selasa 30 Desember 2025.
“Data yang ada sama kita jumlah pengencer resmi beras SPHP Bulog, sebanyak 61 mitra binaan, yamg tersebar di sejjmlah Kecamatan. Kuota untuk satu pengencer resmi itu sebanyak 400 zak dengan harga HET SPHP Rp13.100 perkilogram,” kata Afrianto.
-Titik Sebaran Lokasi Pengencer Resmi Beras SPHP
Plt Kabag Ekonomi Kabupaten Simeulue merincikan sebaran titik lokasi pengencer resmi beras SPHP. Kecamatan Simeulue Timur, yakni Kios Pangan Toko Dinsa. Kios Pangan Toko Muchsin. Kios Pangan Toko Naufal Jaya. Kios Pangan UD 88 Sembako. Kios Pangan UD Al Furqon.
Kios Pangan UD Dani. Kios Pangan UD Enny Koko. Kios Pangan UD Fauzan Jaya. Kios Pangan UD Harahap. Kios Pangan UD Jihan. Kios Pangan UD Dzaki. Kios Pangan UD Musliadi. Kios Pangan N&A. Kios Pangan UD Nabila. Kios Pangan NR Others. Kios Pangan UD Oji Baru. Kios Pangan UD Risqan. Kios Pangan UD Sahabat Baru.
Kios Pangan UD Ulfa. Kios Pangan UD Warung Dek Nur. RPK Harapan Baru. RPK Kios Pangan UD Wong Deso. RPK Kios Pangan Usaha ADP. RPK UD Amri Baru. UD Berkah Simeulue. UD Daimang. UD Ranu. Kios Pangan UD Lela. Kios Pangan UD Bintang Sembako Baru. Kios Pangan UD Devayan Baru. Kios Pangan Toko Racik Sayur dan Kios Pangan UD Susi.
Kecamatan Teupah Selatan yakni, Kios Pangan UD Ajeng. Kios Pangan Civiaden. Kios Pangan UD Toko Kiya. Kios Pangan UD Arza. Kios Pangan UD Ifa Alenta. Kios Pangan UD Ahyar Baru. Kios Pangan UD Rizki Usaha. Kios Pangan UD Udep Usahonta. Kios Pangan UD Sarifa dan Kios Pangan UD Boru Angin.
Kecamatan Teupah Tengah yakni, Kios Pangan UD Irsa Maju. Kios Pangan UD Kabok Agen. RPK Asril. RPK UD Aini Baru. Kios Pangan UD Ridha Kios. Kios Pangan UD Mandiri. Kios Pangan UD Eti dan Kios Pangan UD Roli.
Berikutnya yakni Kecamatan Teupah Barat, yakni Kios Pangan UD Serbana. Kios Pangan UD Berkah Abadi Naibos. Kecamatan Teluk Dalam, yakni Kios Pangan UD Fisa dan Faiz. Kios Pangan UD RSD Luan Balu dan Kios Pangan UD Berkah Naim.
Selanjutnya yakni titik pengencer resmi beras SPHP di Kecamatan Salang, yakni Kios Pangan UD Eldina. Kecamatan Simeuleue Barat yakni, Kios Pangan UD Madhan. Kios Pangan UD Octha dan Kios Pangan UD Angga.
“Sesuai dengan instruksi Pimpinan kita, maka silakan masyarakat dan konsumen untuk mengawasi sebanyak 61 pengencer resmi beras SPHP selaku mitra binaan resmi Bulog, terutama saat menjelang pergantian tahun dan juga pada hari-hari biasa,” tutup Plt Kabag Ekonomi. (Ahi).
Tidak ada komentar