x

Desa Salah Sirong Masih Memprihatinkan, Dua Kali Didatangi Bupati Bireuen Tak Lahirkan Solusi

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 16:06 233 redaksi

Rakyat Aceh | Bireuen – Warga Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, hingga kini masih hidup dalam kegelapan. Aliran listrik di desa tersebut belum juga menyala sejak sebelum banjir melanda kawasan itu, dan belum ada kepastian kapan listrik akan kembali normal.

Isnin, salah satu penanggung jawab Posko Pengungsian di Salah Sirong, menyebutkan bahwa listrik sudah padam bahkan sebelum banjir terjadi, dan hingga saat ini belum ada perbaikan dari pihak terkait.

“Lampu sudah mati sebelum banjir, sampai sekarang belum juga nyala,” kata Isnin kepada Rakyat Aceh, Rabu malam (7/1).

Pasca banjir, kondisi warga semakin memprihatinkan. Pemerintah memang telah memberikan bantuan berupa lima unit generator set (genset), namun itu sifatnya pinjam pakai. Hal tersebut dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.

Selain persoalan listrik, kebutuhan mendesak lainnya adalah peralatan dapur. Warga pengungsi sangat membutuhkan kompor, piring, serta perlengkapan memasak lainnya untuk menunjang kebutuhan sehari-hari di pengungsian.

Akses menuju Gampong Salah Sirong juga menjadi persoalan serius. Jalan utama tidak bisa dilalui lagi, sehingga warga terpaksa membuka jalan alternatif dengan melewati kebun milik warga setempat. Kondisi ini menyulitkan penyaluran bantuan logistik ke lokasi pengungsian.

“Akses jalan belum ada. Kami terpaksa buka jalan darurat lewat kebun warga supaya bantuan bisa masuk,” ujar Tgk Isnin.

Ia juga menambahkan, kebutuhan akan rumah sementara (huntara) sangat mendesak, mengingat banyak rumah warga yang rusak dan tidak layak huni pasca banjir.

Mirisnya, meski Bupati Bireuen telah dua kali mengunjungi Gampong Salah Sirong, warga menilai belum ada hasil nyata dari kunjungan tersebut.

“Bupati sudah dua kali ke sini, tapi belum ada kebijakan atau solusi yang benar-benar dirasakan warga,” ungkapnya.

Warga berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret, terutama pemulihan listrik, perbaikan akses jalan, penyediaan logistik, serta pembangunan rumah sementara bagi korban banjir. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x