
RAKYAT ACEH | ACEH UTARA : Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) H Jusuf Kalla mengirimkan bantuan kemanusiaan II sebanyak 2.500 ton untuk Sumatera via kapal Kalla Lines di Pelabuhan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Jumat (9/1).

Bantuan datang seperti janji mantan wapres ini – saat berkunjung ke lokasi pengungsi Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Jum’at 19 Desember 2025 lalu.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah menerima bantuan tersebut yang diserahkan oleh pengurus PMI Pusat, Sudirman Said turut disaksikan PMI kabupaten/kota di Aceh.
Khusus Pemerintah Aceh menerima bantuan berisi 500 ton beras, puluhan alat berat, alat tulis, bahan pangan, peralatan ibadah dan bahan pendidikan.
Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf menyebutkan fokus lembaga itu untuk membantu masyarakat membersihkan lumpur pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen dan Kabupaten Pidie Jaya.
Sedangkan Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues, dibantu juga pembersihan. Hanya jumlah alat berat yang dikerahkan ke dataran tinggi tersebut lebih sedikit, ungkap Murdani.
Penyerahan bantuan dibagi dua. Sebagian bantuan diserahkan lewat pemerintah kabupaten/kota. Bagian lain langsung oleh PMI di kabupaten/kota.
“Contoh untuk buku dan alat tulis, kita serahkan lewat pemerintah daerah,” terang Murdhani.
Lebih lanjut dikatakan, PMI akan bersama pemerintah untuk membantu pemulihan Aceh pascabanjir. “Kita akan damping pemerintah hingga tuntas penanganan banjir di Aceh. Termasuk rehabilitasi dan rekontruksi,” katanya.
Khusus operator alat berat, seluruhnya dikendalikan oleh relawan PMI. “Kita sudah latih semua operator alat berat, semua relawan. Kalau menggunakan operator profesional, mahal sekali. Kalau PMI ya biasalah, kemanusiaan,” pungkasnya. (ung)
Tidak ada komentar