Tangkapan layar Marwan Kumbang (Marwan) dalam vidio dugaan penghinaan kepada DPRK Bireuen di akun Facebooknya, Rabu (14/1).
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRakyat Aceh | Bireuen – Diduga oknum keuchik di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, menghina Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, dalam unggahan vidionya di media sosial (medsos). Video tersebut diduga kuat berkaitan dengan inspeksi mendadak (sidak) DPRK ke gudang penyimpanan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen.

Video itu diunggah pada 13 Januari 2026 melalui akun Facebook (Fb) bernama Marwan Kumbang (Marwan). Dalam caption unggahannya, oknum keuchik itu menuliskan kalimat bernada penghinaan: “Lagee binatang Wakil DPRK Bireuen cs” atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti “Seperti binatang Wakil DPRK Bireuen cs”.
Tidak hanya dalam caption, hujatan dengan bahasa yang lebih kasar juga terlontar secara langsung dalam rekaman video yang diunggah. Video tersebut diawali dengan pernyataan yang ditujukan kepada pihak kecamatan.
“Yang pertama saya sampaikan kepada pak camat, supaya tidak diam karena pak Doli selalu menyampaikan kepada pak keuchik dan pak camat, beras tolong diambil, jangan sampai masyarakat lapar. Kami di Peusangan Siblah Krueng 32 ton dikasih,” ujar oknum tersebut dalam video tersebut.
Tak hanya itu, dalam vidio itu, Marwan Kumbang juga menyebutkan, ini biadab, kurang ajar DPRK, Wakil DPRK, “lage buy (seperti babi)”.
Ia juga menyebutkan kata-kata tuduhan yang sangat menyengat hati saat dilihat. Marwan Kumbang mengatakan, “Banjir Bireuen gara-gara awak nyan, gara-gara sifet awak nyan, ken le lage sifet manusia, tapi ka lage sifet binatang”. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia “Bireuen banjir gara-gara mereka (DPRK), gara-gara sifat mereka, bukan seperti sifat manusia, tapi sudah seperti binatang”.
Tak cukup sampai disitu, ia juga kembali menghina DPRK Bireuen dengan kata-kata kasar. Dalam vidio itu, ia juga menyebutkan, “Binatang mandum DPRK, Wakil DPRK. Lage buy mandum, ka ken le manusia sang, e hay kaplat dum (Binatang semua DPRK, Wakil DPRK. Semua seperti babi, seperti bukan manusia lagi, semua bajingan)”.
Ia juga melontarkan kata-kata provokasi untuk mencari dan mengancam DPRK Bireuen. Itu dibuktikan dalam vidio dengan narasi yang disampaikan berupa, “para camat neusitet dih mandum, keuchik-keuchik neusitet awak nyan mandum, yang pah tatet dih mandum awak nyan, cukop kureng aja, cukop biadab, kaplat dum”.
Jika diterjemahkan dalam bahas Indonesia “para camat carilah mereka semua, keuchik-keuchik carilah mereka, sepatutnya kita bakar mereka semua, sangat kurang ajar, sangat biadab, bajingan semua”.
Terkait vidio penghinaan tersebut, media ini, Rabu (14/1) telah melakukan konfirmasi dengan oknum keuchik tersebut. Hingga berita ini tayang, tidak ada balasan atas beberapa pertanyaan yang dikonfirmasi. (akh)
Tidak ada komentar