
RAKYAT ACEH|TAKENGON : Sejumlah relawan pendidikan dari Sukma Bangsa dan Fisipol UGM mengajar anak-anak pengungsi korban banjir dan longsor disejumlah sekolah dalam wilayah, Takengon, Aceh Tengah.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamudin dalam keterangan diterima Rakyat Aceh, Rabu 21 Januari 2026.
Menurutnya, relawan itu mengajar di lokasi pengungsian Serempah, SDN 10 Ketol yang melakukan aktivitas belajar mengajar di tenda.
Selain itu juga di SMP 9 Bintang, SDN 11 Linge yang ada di Pantan Nangka, Kecamatan Linge dan SMPN 22 Lut Tawar, Takengon.
Lebih lanjut disebutkan, tim relawan juga berkegiatan di Langkahan, Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Tidak itu saja, mereka akan mengirimkan lagi sekitar 60 relawan pendidikan yang baru untuk melakukan pelatihan di SSB. Di Pidie tanggal 28-30 Januari 2026. Rencananya akan kirim juga ke wilayah Gayo Lues.
Tetapi menimbang sekolah—terutama yang gedungnya tidak begitu parah terdampak—berangsur melakukan kegiatan pembelajaran secara normal, ungkap Murthalamuddin, mereka sangat berharap ada info lain terkait masih memerlukan kehadiran relawan relawan pendidikan setidaknya sampai menjelang bulan Ramadan 2026.
Sekolah yang masih berlangsung di tenda atau lokasi pengungsian, mereka segera melakukan assessment awal untuk penempatan relawan tahap selanjutnya khususnya di kawasan Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Takengon, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, pungkas Murthalamuddin yang juga Plt Kadis Pendidikan Aceh. (ung)
Tidak ada komentar