
Rakyat Aceh | Pidie — Kegiatan gotong royong Jumat Bersih di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, diikuti lebih dari 200 peserta pada Jumat (6/2/2026). Aksi bersih-bersih tersebut dipusatkan di kawasan Masjid At-Taqwa dan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Bupati Pidie Nomor 400.14/2026 yang mengacu pada arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Menciptakan Lingkungan yang Bersih dari Sampah. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Pidie.
Camat Simpang Tiga, Muhammad Nauval, S.STP, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di fasilitas umum.
“Kegiatan ini kita laksanakan sesuai arahan Presiden dalam rangka mendukung gerakan nasional kebersihan lingkungan. Untuk Jumat berikutnya, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di lokasi yang berbeda di Kecamatan Simpang Tiga,” kata Nauval.
Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong tersebut melibatkan lintas sektor dari sekitar 15 instansi, di antaranya Kapolsek, Danramil, KUA, BPP, Puskesmas, Balai Penyuluh KB, SMA Negeri 1 Simpang Tiga, SMP Negeri 1 Simpang Tiga, para keuchik, pendamping PKH, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD).
Keterlibatan Balai Penyuluh KB dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas aksi kebersihan lingkungan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program Quick Win GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) yang merupakan program unggulan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KemendukBangga).
Koordinator Penyuluh KB Balai Penyuluh KB Kecamatan Simpang Tiga, Ratna Dewi, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih menjadi momentum strategis untuk mendekatkan program pemerintah kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi program GATI KemendukBangga sekaligus mendukung dan menyukseskan program Quick Win KemendukBangga/BKKBN. Melalui kegiatan bersama seperti ini, kami ingin menumbuhkan peran aktif ayah dalam keluarga dan lingkungan,” ujar Ratna Dewi.
Selain unsur aparatur dan lintas sektor, ratusan pelajar dari SMA Negeri 1 Simpang Tiga juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Area yang dibersihkan meliputi sepanjang kurang lebih 300 meter, mulai dari Kantor Camat Simpang Tiga hingga kawasan Pasar Simpang Tiga.
Menurut Camat Simpang Tiga, kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga fasilitas umum.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan dan tidak hanya dilakukan saat adanya instruksi dari pemerintah.
“Kami berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus tumbuh, sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit,” tutupnya. (NV)
Tidak ada komentar