
Banda Aceh, SELASA (21/4/2026) – Keberadaan Forum Komunikasi Koperasi Desa Merah Putih (Forkom KDMP) di Kota Banda Aceh dinilai memiliki peran strategis dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan. Untuk itu, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, S.T., menegaskan dukungannya agar Forkom KDMP menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi di tingkat gampong.

Dukungan tersebut tidak hanya berupa pernyataan administratif. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRK juga melakukan langkah konkret dengan menelepon langsung pimpinan Pegadaian untuk menanyakan dan memastikan perkembangan kerja sama yang dijalin dengan KDMP. Hal ini dilakukan guna memastikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas ini berjalan sesuai rencana dan mendapatkan dukungan dari berbagai sektor keuangan.
Ketua Forkom KDMP Banda Aceh, Zulkarnain M Isa, menyambut baik langkah proaktif dari pimpinan legislatif tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif DPRK dalam membuka jalur komunikasi dengan lembaga seperti Pegadaian sangat krusial bagi keberlangsungan koperasi desa.
Irwansyah menyampaikan bahwa Forkom KDMP memiliki peluang besar untuk menjadi ujung tombak distribusi produk kebutuhan pokok. “Semangatnya adalah meningkatkan sinergi antar koperasi desa dan mewujudkan kemandirian gampong. Koperasi harus bisa menjadi penghubung antara program pemerintah dengan pemenuhan kebutuhan warga di tingkat bawah,” ujarnya.
Namun, Irwansyah juga menyoroti sejumlah aspirasi dari para pengurus terkait kendala operasional di lapangan. Salah satu poin yang diperjuangkan adalah fleksibilitas luas lahan gerai, di mana pembangunan diharapkan tidak kaku pada aturan 600 meter persegi, melainkan bisa dioptimalkan pada lahan 300 meter persegi dengan bangunan dua lantai. Selain itu, pemanfaatan aset desa yang sudah ada melalui rehabilitasi juga menjadi usulan utama guna efisiensi anggaran.
Untuk memperkuat permodalan, Ketua DPRK mendorong sinergi regulasi agar Dana Desa maupun dana di lembaga keuangan lokal seperti LKMS Mahirah Muamalah dapat diintegrasikan sebagai penyertaan modal bagi KDMP.
Menutup keterangannya, Irwansyah menekankan pentingnya komunikasi intensif antara pengurus Forkom KDMP di bawah kepemimpinan Zulkarnain M Isa dengan dinas terkait. “Agenda seperti pelantikan pengurus dan pembentukan Koperasi Sekunder harus segera dikawal. Dengan kolaborasi antara legislatif, koperasi, dan lembaga keuangan seperti Pegadaian, saya yakin ekonomi warga Banda Aceh akan semakin kuat dan berdaya,” pungkasnya.
Tidak ada komentar