Personel TNI dari Kodim 0107/Aceh Selatan bersama warga menggelar gotong royong membersihkan parit dan muara sungai di Gampong Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (12/6/2026). For Rakyat AcehRAKYAT ACEH | TAPAKTUAN – Personel TNI dari Kodim 0107/Aceh Selatan bersama warga menggelar gotong royong membersihkan parit dan muara sungai di Gampong Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (12/6).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperlancar aliran air guna mencegah genangan dan banjir akibat saluran yang tersumbat sampah maupun sedimentasi.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI dan masyarakat terlihat bahu-membahu membersihkan parit, mengangkat sampah, serta menyingkirkan material yang menghambat aliran air.
Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan memperlancar aliran air, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, kolaborasi antara TNI dan masyarakat dinilai efektif dalam mengatasi persoalan lingkungan secara bersama-sama.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Sementara itu, Kepala Desa Lhok Bengkuang Timur, Wirli, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Kodim 0107/Aceh Selatan yang aktif membantu masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga,” kata Wirli.
Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan positif lainnya.
Pemerintah desa juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke parit dan sungai, karena dapat menyebabkan pencemaran dan memicu banjir.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujar Wirli.
(TZ/ra)
Tidak ada komentar