x

BEI, OJK dan BI Gelar Sekolah Pasar Modal Syariah

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 21:23 1 redaksi

RAKYAT ACEH | Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Aceh bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lhokseumawe sukses menggelar kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah secara beruntun di dua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Aceh.

Kegiatan yang berlangsung pada 9 Juni 2026 di IAIN Langsa dan 10 Juni 2026 di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe ini bertujuan membekali mahasiswa dengan literasi keuangan syariah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal.

Pada hari pertama di Aula IAIN Langsa, Selasa (9/6), kegiatan ini diikuti oleh seratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti tiga sesi materi yang disampaikan oleh para pemateri dari tiga otoritas keuangan.

Aulia Firdaus, Deputi Kepala Wilayah BEI Aceh, membuka wawasan peserta tentang pengenalan pasar modal syariah.

Ia menjelaskan dasar-dasar investasi syariah, mekanisme perdagangan efek syariah, serta mendorong generasi muda untuk mulai berinvestasi sejak dini melalui instrumen yang halal dan terpercaya.

Selanjutnya, Safira Salsabila, Asisten Manajer Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (EPK) OJK Aceh, mengingatkan peserta akan bahaya investasi bodong.

Dalam materinya yang berjudul Membangun Generasi Investor Cerdas dan Waspada Keuangan Ilegal, ia mengupas modus-modus penipuan berkedok investasi, pentingnya mengecek legalitas perusahaan, serta penerapan prinsip 2L (Legal dan Logis) sebelum menanamkan dana.

Sesi terakhir diisi oleh Bapak Irsyad Ikhsan Arrahman, Kepala Unit Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SPPUR KPwBI Lhokseumawe, yang membawakan materi perlindungan konsumen.

Ia memaparkan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran, edukasi perlindungan konsumen, serta pentingnya bertransaksi secara aman dan bijak di era digital.

Kegiatan roadshow sekolah pasar modal syariah ini kembali berlanjut keesokan harinya, Rabu (10/6/2026), di Aula UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Kegiatan ini disambut meriah oleh para mahasiswa.

Diskusi interaktif pun mewarnai setiap sesi, menunjukkan tingginya minat generasi muda Aceh terhadap sektor jasa keuangan syariah.

Kegiatan kolaborasi antara BEI, OJK dan BI ini merupakan wujud nyata sinergi antar-otoritas dalam mendorong literasi keuangan di kalangan mahasiswa, sekaligus membentengi mereka dari praktik penipuan dan investasi ilegal.

Dengan berakhirnya rangkaian Sekolah Pasar Modal Syariah ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang tergerak untuk menjadi investor syariah yang cerdas dan turut aktif mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya literasi keuangan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x