x

Abu Hasballah Keutapang Doakan Jamaah Umrah Bir Ali Meraih Predikat Mabrur

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Okt 2025 20:01 8 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Masjid Al-Hikmah, Cunda, Lhokseumawe, Kamis (23/10) pagi. Ulama kharismatik Aceh, Abu Hasballah Keutapang, memimpin langsung prosesi peusijeuk (tepung tawar) sebagai tanda pelepasan Jamaah Umrah Kloter 55 PT. Bir Ali Tour and Travel yang akan berangkat menuju Tanah Suci.

Sebanyak 32 jamaah secara resmi diberangkatkan dalam acara yang turut dihadiri keluarga, masyarakat, serta jajaran manajemen Bir Ali Tour. Prosesi dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dipandu oleh Tgk. Rahmad YD, M.Ph, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Direktur Utama PT. Bir Ali Tour and Travel, H. Samsul Bahri, SE., M.PH.

Dalam sambutannya, Samsul Bahri menekankan pentingnya menjaga niat dan kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Perjalanan ini bukan sekadar wisata rohani, melainkan panggilan suci dari Allah. Jagalah niat, kekompakan, dan adab di setiap langkah,” ujarnya penuh makna.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Abu Hasballah Keutapang memimpin prosesi peusijeuk dengan doa dan percikan air tepung tawar, memohonkan keselamatan, kesehatan, serta kemabruran bagi seluruh jamaah. Suasana syahdu dan haru terasa saat lantunan doa mengiringi setiap langkah jamaah menuju Tanah Suci.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Tgk. H. Ir. Mirza Gunawan, ST., MAP., IPU., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng., CPSp., CCMS, yang mengingatkan para jamaah agar menunaikan ibadah dengan hati ikhlas dan meninggalkan segala urusan duniawi demi meraih keberkahan sejati.

Puncak acara pelepasan berlangsung pukul 09.00 WIB, ditandai dengan doa bersama dan penyerahan simbolis jamaah oleh manajemen Bir Ali Tour. Seusai prosesi, rombongan diberangkatkan menggunakan bus Simpati Star menuju Asrama Haji Banda Aceh untuk bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Sultan Iskandar Muda, dan selanjutnya terbang menuju Tanah Suci.

Dari total jamaah, tercatat 11 laki-laki dan 21 perempuan. Jamaah tertua adalah Taryono Tonadi (93), sementara jamaah termuda, Dhafwatuzzimar (12), menjadi simbol generasi penerus yang turut merasakan panggilan Ilahi.

Dengan doa restu para ulama dan keluarga, keberangkatan Kloter 55 Bir Ali Tour and Travel diharapkan menjadi perjalanan penuh berkah. Semoga seluruh jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat umrah yang mabrur. (adi/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x