x

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

waktu baca 4 menit
Rabu, 1 Apr 2026 07:12 4 redaksi

RAKYAT ACEH| BANDA ACEH — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang lebih akrab disapa Cak Imin secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Aceh masa bakti 2026–2031.

 

Pengukuhan tersebut digelar di Hermes Palace Hotel, Selasa (31/3) malam, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, jajaran pengurus pusat, para ulama, kader PKB dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, serta para tamu undangan lainnya.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPP PKB mengenai susunan kepengurusan DPW PKB Aceh oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan seluruh pengurus yang dipimpin langsung oleh Cak Imin.

 

Dalam sambutannya, Cak Imin menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen moral dalam menjalankan amanah perjuangan partai.

 

Ia mengingatkan para pengurus agar memaknai jabatan sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan dengan kesungguhan, serta menjadikan kepemimpinan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.

 

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi politik, tetapi juga oleh integritas serta keteladanan para kader dalam menjalankan tugas dan menjaga kepercayaan masyarakat.

 

Cak Imin juga menyampaikan optimisme terhadap kepengurusan baru DPW PKB Aceh di bawah kepemimpinan Ruslan M. Daud, yang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam memperkuat peran partai di daerah sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Aceh.

 

“Kita harus yakin dan optimis bahwa di bawah pimpinan Haji Ruslan M. Daud, PKB Aceh mampu berjuang mewujudkan Aceh yang makmur dan sejahtera. Selamat berjuang untuk bangsa dan negara,” ujar Cak Imin.

 

Sementara itu, Haji Ruslan M. Daud atau yang sering dipanggil HRD menegaskan bahwa kepengurusan baru DPW PKB Aceh akan fokus pada penguatan struktur partai, peningkatan kapasitas kader, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kerja politik yang konstruktif.

 

“Kepengurusan baru ini akan fokus memperkuat basis kader dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah, sehingga PKB semakin kokoh di tengah masyarakat Aceh,” kata HRD.

 

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan politik yang dimiliki PKB saat ini harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan sekadar menjadi kebanggaan organisasi.

 

“PKB Aceh harus menjadi rumah besar bagi semua kalangan, khususnya ulama, santri, dan masyarakat yang menginginkan politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.

 

Terakhir, HRD mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan serta membangun kerja sama yang kuat dalam membesarkan partai.

 

“Kami mengajak seluruh kader untuk tetap solid, menjaga kebersamaan, dan bekerja bersama demi membesarkan PKB serta memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh,” pinta HRD.

 

Adapun dalam susunan kepengurusan DPW PKB Aceh masa bakti 2026–2031, jabatan Ketua dipercayakan kepada Haji Ruslan M. Daud (HRD). Ia didampingi sejumlah wakil ketua dari berbagai latar belakang, baik akademisi, tokoh masyarakat, maupun kader partai dari berbagai wilayah di Aceh.

 

Posisi Sekretaris dijabat oleh Tgk. Mujlisal, S.Ag., M.H., yang dibantu oleh puluhan wakil sekretaris yang memperkuat struktur organisasi. Sementara jabatan Bendahara diemban oleh Dony Arega Rajes, yang juga didampingi oleh sejumlah wakil bendahara.

 

Dalam struktur kepengurusan baru ini juga, DPW PKB Aceh melibatkan sejumlah ulama dan tokoh penting Aceh yang masuk dalam Dewan Mustasyar. Di antaranya adalah ulama kharismatik Aceh, H. Syekh Hasanoel Bashri HG (Abu Mudi), kemudian Nuruzzahri Yahya (Waled Nu), Abuya H. Mawardi Wali, Abu H. Syarifuddin, Abiya Dr. Tgk. Anwar Usman, Abi H. Muhammad Daud Hasbi, Waled H. Sirajuddin Hanafiah, Tgk. H. Muhammad Ishak, Drs. Tgk. H. Amri Ahmad, serta Abuya H. Syarkawi Abdul Somad.

 

Sementara itu, Dewan Syura DPW PKB Aceh dipimpin oleh Waled H. Muniruddin M. Diah sebagai Ketua, didampingi Wakil Ketua Abu H. Tarmizi (Abu Cut) dan H. Marwan Abdullah. Posisi Sekretaris Dewan Syura dijabat Tgk. Muhammad Hafiz H. IB dengan Wakil Sekretaris Abiya Afifuddin dan H. Musannif Sanusi.

 

Adapun anggota Dewan Syura terdiri dari Waled H. Dhiauddin HS, Abi H. Afiddin (Pidie), Tgk. Faisal Hadi, Mawaddah, serta Qurratul Aini. (Sep)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x