RAKYAT ACEH | BLANGPIDIE – Komandan Kodim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., mengembangkan produksi pangan terpadu di halaman belakang rumah dinas (rumdis)-nya di Desa Pasar, Kecamatan Blangpidie sebagai inspiratif.
Produksi ini menjadi wujud nyata pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan mandiri. Komoditi unggulan di lahan tersebut meliputi budidaya melon dan semangka, hidroponik sayuran, penetasan serta pembesaran ayam petelur, produksi telur, bioflok ikan lele, hingga pengembangan pakan alami Azolla microphylla.
Letkol Rana mengungkap, area tersebut dinamakan Kompi Produksi yang dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus percontohan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan pekarangan rumah untuk kegiatan produktif.
“Kegiatan ini juga sebagai representasi dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan dan program strategis MBG yang berbasis pada produksi pangan lokal,”ujarnya.
Kreatifitas Dandim dalam mengembangkan pertanaian dan pangan tersebut mendapat perhatian berbagai pihak. Salah satunya kunjungan dari Dinas Pertanian setempat.
“Kami harap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada, sekecil apa pun, agar bernilai ekonomi dan mendukung ketahanan pangan keluarga,”tuturnya.
Saat berkunjung, Kadis Pertanian Abdya Hendri Yadi, S.TP mengaku bangga sekaligus takjub atas konsistensi Kodim Abdya dalam mengelola Kompi Produksi yang menurutnya sangat terintegrasi dan berorientasi nyata terhadap hasil.
“Ini luar biasa. Kompi Produksi Kodim Abdya ini dapat menjadi role model pertanian bagi masyarakat secara perorangan maupun generasi milenial,” katanya.
Ia menilai konsep pertanian terpadu yang mengombinasikan tanaman, peternakan, dan perikanan dalam satu kawasan mampu menjadi solusi praktis menghadapi tantangan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Hendri berharap ke depan Kompi Produksi Kodim Abdya ini tidak hanya menjadi pusat produksi pangan saja, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat umum untuk mengembangkan pertanian modern berbasis pekarangan. (mat).
Tidak ada komentar