x

Fokus Bantu Tangani Banjir, HRD Kirim Alat Berat Bersihkan Lumpur ke Sejumlah Pesantren

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Des 2025 16:00 12 redaksi

RAKYATACEH | BIREUEN – H Ruslan Daud (HRD), anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, ikut mengerahkan alat berat berupa beco dan bouldoser, untuk membersihkan lumpur bekas banjir yang menerjang sejumlah pesantren (dayah) yang ada di Provinsi Aceh.

Kepada wartawan, Selasa (9/12) mengatakan, upaya pembersihan lumpur dengan mengerahkan alat berat itu, dilakukan HRD atas arahan Ketua Umum (Ketum) DPP PKB, Gus Abdul Muhaimin Iskandar, yang menelponnya langsung dari Jakarta, agar dirinya bersama relawan PKB di Aceh, turun langsung ke lokasi membantu masyarakat yang menjadi korban banjir dan tanah longsor.

“Gus Ketum Muhaimin Iskandar yang juga Panglima Santri, meminta kami untuk turun ke pesantren-pesantren guna membantu masyarakat, para guru dan santri, membersihkan pesantren yang berlumpur pasca banjir,” kata HRD seraya mengaku dirinya fokus tangani banjir di Aceh saat ini.

Pantauan wartawan di lokasi, HRD bersama tim relawan ikut bermain lumpur membersihkan pekarangan dan ruang belajar serta tempat ibadah di salah satu pesantren Samalanga Bireuen, yang dipenuhi lumpur setinggi lutut orang dewasa.

Anggota DPR RI dua periode ini, juga mengerahkan mobil tangki air bersih yang dikirim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membantu membersihkan lumpur.

Kerja bakti atau gotong royong yang dilalukan HRD bersama relawan dan para santri di sejumlah pesantren atau dayah-dayah yang ada di Serambi Mekkah, selain arahan Ketum DPP PKB, juga merupakan bentuk kepedulian politisi PKB dari Daerah pemilihan (Dapil) Aceh 2, pasca bencana alam banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumut dan Sumatera Barat.

“Gotong royong membersihkan pesantren-pesantren itu, kami lakukan agar proses belajar mengajar di lembaga pendidikan agama ini dapat berjalan normal kembali seperti biasanya,” ujar HRD.

Katanya, negara wajib hadir ke pesantren-pesantren guna membantu anak-anak bangsa agar segera kembali bisa menuntut ilmu agama, baik untuk kehidupan di dunia maupun akhirat.

“Santri merupakan generasi bangsa yang patut kita perhatikan dan kita selamatkan, mereka merupakan generasi qurani yang menjadi penerus dan penyelamat bangsa ini di masa sekarang maupun masa yang akan datang,” pungkas HRD. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x