x

Gempa Bumi Guncang Pulau Simeulue, Belasan Atlet Karate Terluka dan Mesjid Rusak Parah

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Nov 2025 16:43 43 redaksi

RAKYAT ACEH | SIMEULUE – Bencana Alam gempa Bumi berkekuatan Magnitudo 6,3. Rabu 27 November 2025, menguncang pulau Simeulue. Belas atlet karate yang terluka dan mesjid rusak parah serta lampu padam.

Guncangan gempa bumi itu, juga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri fan memenuhi jalan raya, untuk menghindari gempa bumi susulan dan potensi tsunami.

Sekitar 12 atlet karate yang sedang mengikuti even Pra PORA di Gedung Serbaguna setempat, mengalami luka dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, untuk mendapatkan perawatan.

12 atlet karate dari berbagai daerah, salah seorang wasit mengalami robek kepala dan mendapat 15 jahitan tertimpa pecahan bangunan, juga ada atlet yang keseleo karena jatuh dari tangga dan berebutan dipintu keluar untuk menyelamatkan diri.

Gempa bumi dengan kedalaman10 kilometer itu juga merusak sarana rumah ibadah Masjid Babussalam di Desa Kampung Aie, Kecamatan Simeulue Tengah atau sekitar 70 kilometer dari Sinabang, Ibukota Kabupaten Simeulue.

Data yang diterima dari pihak Panitia Pra PORA Cabor Karate itu, yakni Muhtadin, wasit. Ega Zulaikha atlet karate asal Aceh Barat. Fajar Azami Akbar atlet karate asal Aceh Tenggara. Dafa atlet karate asal Banda Aceh. Dian Fauziah atlet karate asal Nagan Raya.

Putri Isnaini. Atlet asal Aceh Selatan, Novitaria atlet karate asal Banda Aceh. Khairani atlet karate asal Aceh Timur. Naila atlet karate asal Aceh Besar. Fari atlet karate asal Aceh Besar. Nadia Ayu atlet karate asal Aceh Besar dan Safira atlet karate asal Aceh Besar.

Sekda Simeulue Asludin, yang ditemui Harian Rakyat Aceh, saat melihat langsung kondisi atlet karate Pra PORA yang terluka di RSUD setempat, didampingi Ketua Panitia Pra PORA Provinsi Aceh Cabor Karate, Suryanata Triputra dan Herliisdianto Sekretaris Koni Simeulue dan Syuhelmi Kadispora setempat.

“Kita menghimbau kepada seuluruh masyarakat untuk tenang dan waspadai gempa bumi susulan. Atasnama pemda Simeulue, juga berduka atas musibah yang dialami atlet karate, dan musibah ini menjadi tanggungjawab daerah,” kata Asludin, Rabu 27 November 2025.

Sekretaris KONI Simeulue, Haerlisdinto juga membenarkan belasan atlet karate yang terluka itu saat terjadi gempa bumi. “Benar ada atlet karate yang sedang mengikuti Pra PORA yang terluka saat terjadi gempa bumi. Kita utamakan dulu penanganan kondisi atlet yang terluka,”tegas Herlisdianto. (Ahi).

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x