x

HRD Kawal Peningkatan SPAM Langkahan, Perluas Akses Air Minum di Aceh Utara

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Okt 2025 19:16 10 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menegaskan komitmennya untuk mempercepat peningkatan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Upaya ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk menjamin akses air minum layak dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Oscar R. H. Siagian, dalam kunjungan kerja bersama Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), yang juga turut didampingi oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. (Ayah Wa), serta jajaran SKPK dan instansi teknis lainnya, Senin (6/10/2025).

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Oscar menjelaskan bahwa SPAM Langkahan 3K saat ini telah melayani sekitar 3.000 sambungan rumah tangga, nyaris dua kali lipat dari kapasitas idealnya yang hanya 1.600 sambungan. Dengan kapasitas produksi sebesar 20 liter per detik, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Langkahan kini beroperasi di luar batas perencanaan teknis awal.

“Ini menunjukkan bahwa beban operasional SPAM Langkahan sangat tinggi, bahkan untuk wilayah pedesaan yang biasanya memiliki konsumsi air lebih rendah daripada perkotaan,” ujar Oscar.

Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kapasitas dan ketidakstabilan debit sungai sebagai sumber air baku. Beberapa penyesuaian terhadap bangunan intake telah dilakukan, namun keandalan pasokan masih menjadi isu kritis.

Oscar juga menekankan pentingnya percepatan pemenuhan dokumen Readiness Criteria (RC) dan perizinan lingkungan agar proses peningkatan kapasitas dapat segera direalisasikan.

“Tanpa dokumen lingkungan yang lengkap, Balai Wilayah Sungai tidak bisa memproses izin pemanfaatan air baku. Dukungan penuh dari Pemkab Aceh Utara sangat diperlukan agar tidak terjadi hambatan administratif,” jelasnya.

Peningkatan kapasitas SPAM Langkahan ini selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni mencapai cakupan layanan air minum perpipaan sebesar 40,2% pada tahun 2025, dari capaian saat ini yang masih sekitar 30%.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), menegaskan bahwa penguatan akses air bersih merupakan amanat langsung dari Presiden sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang merata hingga ke pelosok.

“Kami dari DPR RI siap memperjuangkan peningkatan layanan air minum di Aceh Utara, karena air bersih adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi negara,” ujar HRD.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, M. Jaffar, turut menyampaikan bahwa saat ini cakupan layanan fungsional di wilayah Sungai Jambo Aye dan Hulu Bendung telah mencapai 19.473 hektare, dengan pengembangan tambahan 3.000 hektare di sektor kanan jaringan irigasi.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk menjamin kecukupan debit air, karena itu adalah kunci utama keberlanjutan SPAM Langkahan,” kata Jaffar.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan para pemangku kepentingan. Tujuannya satu, memastikan masyarakat Kecamatan Langkahan dan sekitarnya mendapatkan akses air minum yang aman, merata, dan memenuhi standar nasional.

Hadir dalam kunjungan ke sejumlah lokasi di Aceh Utara itu, diantaranya
Direktur pembangunan Jembatan: Rahman Taufik, Direktur Pembangunan Jalan Asep Syarif Hidayat dan Kepala BPjN Aceh Heri Yugiantoro.

Kemudian, Kasubdit Wil. 1 Widjayanto, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh, Tommy Permadhi, MT, Kepala Satuan Kerja, Ir. Larap Kemayan Estu, ST, MT, IPM, ASEAN Eng., APEC Eng.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x