Waka Polres Aceh Tenggara Kompol Yasir saat memasang pita garis polisi pada ruas jalan nasional yang putus akibat banjir bandang, di Aceh Tenggara, Kamis (4/11) Nauval Rakyat Aceh.RAKYAT ACEH | KUTACANE – Kementrian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan bahwa jalan nasional yang putus akibat banjir dan banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara akan segera dapat dilalui.

Jaya Yusliadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Aceh Tenggara, mengatakan bahwa penanganan badan jalan nasional di Desa Leuser, Kecamatan Ketambe, telah dilakukan dengan menurunkan sembilan alat berat Excavator, terdiri dari milik BPJN enam unit dan Pemda Aceh Tenggara 3 unit.
“Pengerjaan ruas-ruas jalan yang putus ini akan dikerjakan bertahap. Kerusakan terparah di Kecamatan Ketambe. Dengan telah tersambung nantinya jalur tersebut, maka semua desa berdampak banjir mulai dapat di akses,” kata Jaya Yusliadi.
Amatan di lapangan, selain putus total, beberapa ruas jalan nasional yang berdampak banjir mengalami kerusakan yang signifikan dan hanya bisa dilalui roda dua.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa jalan nasional dapat dilalui dengan aman dan lancar,” Jaya mengakhiri. (VAL)
Tidak ada komentar