Foto : Atlet Paramotor Aceh memperoleh medali emas di PON XXI 2024 saat berlangsung di venue Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe. IDRIS BENDUNG/dokRAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE : Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, bakal menggelar jamuan dan penganugrahan Penghargaan Olahraga bagi atlet, pelatih Aceh, peraih Medali di PON XXI tahun 2024 dan Peparnas XVII di Ajong Mon Mata-Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at ( 14/11) malam.

Kepastian malam penganugrahan bagi atlet PON XXI Aceh yang menoreh medali emas, perak dan perunggu diberbagai cabang olahraga, sesuai dengan surat undangan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Nomor : 400.4/2961 tertanggal 8 November 2025 yang ditandatanagi Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, T Banta Nuzullah.
“Saya ada terima undangan untuk acara penganugrahan Penghargaan Olahraga bagi atlet PON. Hanya saja saya ingin tau apakah itu termasuk pemberian bonus seperti yang dijanjikan,” kata salah seorang atlet Aceh, peraih medali emas kepada Rakyat Aceh, Rabu (12/11) yang tidak ingin disebut identitasnya.
Sekedar mengingtatkan, atlet Aceh di PON XXI 2024 berhasil menempati peringkat ke 6. Torehan ini tentu setelah berhasil mengoleksi 192 medali. Rinciannya, 65 medali emas, 48 medali perak dan 79 medali perunggu.
Peringkat ke 6 bagi Aceh, merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih Aceh, sejak PON berlangsung.- di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman menegaskan bahwa Pemerintah Aceh tetap berkomitmen membayarkan bonus bagi atlet Aceh peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.
Disebutkan, Pemerintah Aceh telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp72 miliar untuk bonus atlet PON dan Peparnas, termasuk untuk pelatih. Bonus atlet ditentukan berdasarkan capaian medali, mulai dari Rp300 juta untuk emas perorangan, Rp350 untuk beregu kecil dan Rp 1 miliar beregu besar. (ung)
Tidak ada komentar