x

Jejak Peduli Hadir Membawa Harapan | Salurkan 500+ Paket Bantuan bagi Korban Banjir di Pidie Jaya dan Aceh Utara 

waktu baca 3 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 15:41 12 redaksi

Rakyat Aceh| Pidie Jaya— Sejak 28 Januari 2026 hingga saat ini, lembaga sosial kemanusiaan Jejak Peduli terus menjalankan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara. Kegiatan ini difokuskan pada distribusi bantuan logistik sekaligus pendampingan psikososial bagi masyarakat dan anak-anak korban bencana.

 

Jejak Peduli menyalurkan lebih dari 500 paket bantuan yang terdiri atas logistik makanan, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan sehari-hari lainnya. Penyaluran dilakukan di Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, serta Langkahan, Aceh Utara, termasuk Gampong Pante Gaki Balee dan Gampong Geudumbak, wilayah yang tergolong terdampak cukup parah.

 

Selain masyarakat umum, Jejak Peduli juga menaruh perhatian khusus pada sektor pendidikan. Tim relawan mengunjungi SDIT An-Nur Pidie Jaya, SDIT Ceudah Rabbani Pidie Jaya, serta beberapa sekolah lain di sekitar wilayah tersebut. Hingga hari ini, kondisi sekolah-sekolah tersebut masih sangat memprihatinkan, di mana siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar-mengajar di bawah tenda pengungsian.

 

Sementara itu, SD Negeri 1 Langkahan, Aceh Utara, mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir. Sejumlah bangunan sekolah mengalami retak serius dan dinilai membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Hingga kini, sekolah tersebut masih sangat membutuhkan perhatian dan bantuan, terlebih karena kondisinya belum banyak terliput oleh media.

 

Founder Jejak Peduli, Muhammad Rizki Saputra, S.Pd., yang turun langsung memimpin kegiatan di lapangan, menegaskan bahwa kehadiran relawan bukan semata membawa bantuan, tetapi juga menyuarakan kondisi riil masyarakat terdampak.

 

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa telinga untuk mendengar dan hati untuk merasakan. Di banyak tempat, luka banjir ini belum benar-benar sembuh. Anak-anak masih belajar di bawah tenda, sekolah retak dan membahayakan, sementara sebagian warga bahkan belum tahu harus pulang ke mana,” ujar Rizki.

 

Plt. Keuchik Gampong Pante Gaki Balee, Tgk. Amri, menyampaikan bahwa saat banjir terjadi, banyak warga terpaksa mengungsi ke atas pohon dan tempat-tempat tinggi lainnya. Bahkan, sebagian warga harus menahan lapar selama 3 hingga 5 hari akibat sulitnya akses bantuan, serta terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut.

 

Dalam misi kemanusiaan ini, Relawan Jejak Peduli mendengarkan secara langsung Harapan dari Masyarakat Di lokasi tersebut, masyarakat mempertanyakan terkait janji pembangunan rumah yang hingga kini belum terealisasi.

 

Salah satu warga menyampaikan kepada Tim Jejak Peduli:

“Bagaimana nasib kami menjelang Ramadhan nanti?”,

 

Sontak Relawan yang mendengarnya langsung terdiam. Musibah ini sudah memasuki kurang lebih 2 bulan lebih saat terjadinya, namun sampai dengan hari ini belum ada tanda-tanda pemulihan secara merata.

 

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Ekonomi Syariah, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jejak Peduli juga berkolaborasi dengan IMPAS Jakarta, IKAMABAR Jakarta, IMTR Bogor, serta Dema FSH UIN Ar-Raniry.

 

Sebagai penutup, Jejak Peduli menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Jamaah MQS Pengalengan Jawa Barat, SD Islam At-Taubah Jakarta Timur, SMP Plus Baitul Mal Tangerang Selatan, Qur’an Institute Universitas Negeri Jakarta, Ponpes Ulin Nuha Al-Islami Bogor, Keluarga Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Keluarga Besar M. Sadin, Keluarga Besar Bujang Hairol di Palembang, serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuannya melalui Jejak Peduli.

 

Jejak Peduli berharap kepedulian publik terus mengalir agar masyarakat terdampak banjir di Aceh dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih aman dan bermartabat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x