Bupati Haili Yoga sempat meneteskan air mata saat penyerahan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat Korban bencana alam di Kecamatan Ketol, Sabtu 14 Pebruari 2026. Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala BNPB Pusat dan tokoh masyarakat setempat. Alhamdulillah masyarakat Ketol tidak lagi berada didalam tenda pengungsian saat menjalankan ibadah puasa. Foto-JurnalisaRAKYAT ACEH | TAKENGON – Suasana haru mewarnai peresmian hunian sementara (huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (14/2). Haili Yoga tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan sambutan di hadapan masyarakat terdampak. Peresmian huntara tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, didampingi jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda, camat, serta para reje se-Kecamatan Ketol, bersama masyarakat penerima bantuan. Huntara yang diresmikan diperuntukkan bagi warga terdampak di beberapa kampung, yakni:

Kampung Serempah : 123 KK di Kampung Rejewali, Kampung Bintang Pepara : 89 KK di Lapangan Bola Jalan Tengah dan Kampung Burlah : 40 KK di Lapangan Kampung Pondok Balik.
Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya pemerintah pusat sejak awal bencana hingga masa pemulihan.
“Masyarakat kami hari ini sudah bisa tinggal di rumah sementara berkat perjuangan Bapak. mereka menangis karena bahagia atas kehadiran pemerintah pusat. Terima kasih,” ucapnya dengan suara bergetar.
Haili Yoga menegaskan, tidak semua daerah mendapat perhatian langsung dari Kepala BNPB, sehingga kehadiran tersebut menjadi penguat semangat masyarakat Aceh Tengah untuk bangkit.
Bupati juga memastikan seluruh kebutuhan dasar warga akan dipenuhi selama tinggal di huntara, termasuk logistik dan penanganan keluhan fasilitas.
“Ini memang hunian sementara, belum sesempurna rumah sendiri. Tapi sudah layak ditempati, apalagi menjelang Ramadhan. Pemerintah akan terus hadir memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak masyarakat mendoakan semua pihak yang telah membantu.
“Doakan kesehatan bagi semua yang membantu kita. Negara hadir untuk masyarakat, dan kita harus bangkit bersama,” ujar Bupati.
Peresmian berlangsung penuh haru, disambut tepuk tangan dan tangis bahagia masyarakat yang akhirnya kembali memiliki tempat tinggal setelah bencana. (jur)
Tidak ada komentar