Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, membantu menurunkan bantuan dari Kapal Rawa di sungai Kutablang, Minggu (14/12) sore.
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRAKYATACEH | BIREUEN – Kepedulian dan jiwa kemanusiaan Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, kembali terlihat nyata di tengah musibah banjir yang melanda Kabupaten Bireuen. Di lokasi penyeberangan Sungai Kutablang, Kapolres tampak turun langsung membantu relawan menaikkan dan menurunkan bantuan kemanusiaan.

Di tengah kondisi akses jalan yang terputus akibat runtuhnya jembatan penghubung Jalan Medan–Banda Aceh, AKBP Tuschad tanpa ragu ikut berada di lapangan. Ia membantu proses distribusi bantuan yang disalurkan oleh Yayasan Searah Cita Nusantara (SCN) kepada warga terdampak banjir.
Penyaluran bantuan dilakukan menggunakan Kapal Rawa bantuan Kapolda Aceh yang difungsikan secara gratis untuk membantu masyarakat. Kapal tersebut menjadi satu-satunya sarana yang dapat digunakan untuk menyeberangkan logistik di kawasan Sungai Kutablang.
Ketua Yayasan SCN, Aulia Rahmat, secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Bireuen atas kepedulian dan keterlibatannya secara langsung di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak AKBP Tuschad Cipta Herdani. Dieinya hadir langsung, membantu kami relawan, dan benar-benar peduli terhadap proses penyaluran bantuan. Ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat,” ujar Aulia Rahmat kepada Rakyat Aceh, Senin (15/12).
Menurut Aulia, kehadiran Kapolres di lokasi bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi penyemangat bagi relawan lainnya yang bekerja di tengah keterbatasan dan kondisi yang melanda saat ini.
Aulia menambahkan, keterlibatan langsung Kapolres Bireuen di lokasi penyeberangan menunjukkan kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, tindakan tersebut bukan hal yang sering ditemui, terutama di tengah situasi darurat yang penuh risiko.
“Kehadiran pak Kapolres bukan sekadar melihat atau memberi arahan. Ia benar-benar ikut bekerja bersama relawan, mengangkat barang bantuan, dan memastikan semuanya berjalan aman. Ini menjadi contoh kepemimpinan yang patut diteladani,” sebutnya.
Ia juga menyebut bahwa sikap tanggap dan kepedulian AKBP Tuschad Cipta Herdani memberikan dampak positif bagi relawan serta warga penerima bantuan. Semangat gotong royong yang terbangun di lapangan dinilainya sebagai energi besar dalam mempercepat penyaluran bantuan di daerah terdampak banjir.
Sementara itu, AKBP Tuschad Cipta Herdani menegaskan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk kepedulian pribadi terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ia menyebut bahwa membantu warga adalah panggilan nurani.
“Kita ingin memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama masih dibutuhkan, saya siap membantu dan berada di lapangan bersama relawan,” ungkap Kapolres Bireuen.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan selama masa tanggap darurat banjir di Kabupaten Bireuen, termasuk memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan lancar. (akh)
Tidak ada komentar