Kolaborasi Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) bersama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam kegiatan trauma recovery dan pengabdian kepada masyarakat Gampong Teumpok Beurandang, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Jumat (31/1). FOR RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | ACEH UTARA– Di tengah upaya pemulihan pasca banjir Aceh Utara 26 November 2025, secercah harapan tumbuh di Gampong Teumpok Beurandang, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Tawa anak-anak kembali terdengar, menggantikan kecemasan yang sempat membekas akibat bencana.

Momentum itu hadir melalui kolaborasi Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) bersama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam kegiatan trauma recovery dan pengabdian kepada masyarakat, Jumat (31/1).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari community service lintas negara yang melibatkan Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) FUAD dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) FTIK. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) turut mendampingi, khususnya dalam membangun pendekatan komunikasi yang humanis dengan warga dan anak-anak terdampak banjir.
Sejumlah mahasiswa calon konselor diterjunkan langsung untuk terlibat dalam proses pendampingan psikososial. Di Meunasah Gampong Teumpok Beurandang, konselor PEKA memimpin sesi trauma recovery bagi warga, sementara mahasiswa berinteraksi dengan anak-anak melalui permainan edukatif dan aktivitas yang dirancang untuk memulihkan rasa aman serta kepercayaan diri.
Wakil Rektor III UIN Sultanah Nahrasiyah, Dr. Darmadi, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam situasi pasca bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan akademik.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja sama internasional tidak berhenti pada dokumen MoU, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti hubungan historis dan emosional antara Aceh dan Malaysia yang telah terjalin lama, khususnya dalam konteks kemanusiaan.
“Malaysia selalu hadir bersama Aceh, termasuk di saat-saat sulit seperti bencana,” kata Dr. Darmadi dalam keterangannya kepada Rakyat Aceh, Ahad (1/2).
Hal senada disampaikan Dekan FUAD UIN Sultanah Nahrasiyah, Dr. Ruhama Wazna. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak dapat dipahami sebatas bantuan material.
“Dampak psikologis, terutama pada anak-anak, sering kali berlangsung lebih lama. Karena itu, pendampingan psikososial menjadi kebutuhan mendesak yang harus direspons secara serius,” ujarnya.
Presiden PEKA, Datin Dr. Siti Taniza Toha, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PEKA dalam pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Pemulihan mental dan emosional adalah fondasi penting agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif,” ungkapnya.
Suasana keakraban semakin terasa ketika mahasiswa FUAD bersama konselor PEKA mengajak anak-anak bermain dan belajar bersama. Riuh tawa, tepuk tangan, dan sorak penuh semangat mengisi meunasah, menghadirkan ruang aman yang membantu anak-anak melepaskan trauma secara perlahan.
Salah satu mahasiswa, Jihan Fanyra, mengaku terkesan dengan sambutan hangat masyarakat.
“Antusiasme anak-anak luar biasa. Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi penguat agar mereka tetap berani bermimpi, meski pernah melewati masa sulit,” katanya.
Selain pendampingan psikososial, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa sarung, mukena, dan Al-Qur’an kepada warga. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden PEKA bersama Wakil Rektor III UIN Sultanah Nahrasiyah dan diterima oleh Geuchik Gampong Teumpok Beurandang, Zulfikar.
Zulfikar menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian PEKA serta UIN Sultanah Nahrasiyah.
“Kehadiran ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak terlihat lebih ceria, dan masyarakat merasa tidak sendiri. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai penyemangat untuk bangkit kembali,” ujarnya. (arm/ra)
Tidak ada komentar