
RAKYAT ACEH | Banda Aceh, 26 November 2025 — Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala sukses melaksanakan Seminar Nasional sebagai salah satu rangkaian kegiatan Management Creativity Festival (MCF) 2025. Seminar ini mengusung tema “Fostering Economic Sustainability Through Local Resources and Youth Creativity” yang berfokus pada penguatan ekonomi berkelanjutan melalui optimalisasi sumber daya lokal dan kreativitas generasi muda.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 November 2025, bertempat di Taman Budaya Banda Aceh dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, pelaku UMKM, akademisi, serta masyarakat umum.
Seminar Nasional ini menghadirkan tiga pemateri inspiratif yang membagikan wawasan terkait strategi pengembangan bisnis berkelanjutan, pemanfaatan potensi lokal, serta peran kreativitas generasi muda dalam menciptakan inovasi yang mampu berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Salah satu pembicara utama adalah Budi Syaiful, General Manager Hermes Palace Hotel Banda Aceh sekaligus Ketua IHGMA Aceh. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya sektor hospitality sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah. Budi menguraikan bagaimana industri perhotelan dapat menjadi motor pengembangan sumber daya manusia (human capital) melalui kerja sama dengan institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi, serta pembukaan peluang praktik kerja dan pelatihan bagi mahasiswa.
“Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan sangat penting untuk memperkuat kualitas SDM kita. Dengan meningkatkan kompetensi anak muda di bidang hospitality, kita tidak hanya memperbaiki standar layanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Budi Syaiful.
Melalui kegiatan ini, HMM FEB USK berupaya menciptakan ruang dialog, inspirasi, dan kolaborasi untuk mendorong generasi muda Aceh agar mampu melahirkan inovasi bisnis yang berakar pada potensi lokal sekaligus berorientasi global.
Ketua panitia MCF 2025 menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memahami pentingnya kreativitas dan keberlanjutan dalam pengembangan ekonomi daerah.
Kegiatan MCF 2025 secara keseluruhan meliputi seminar nasional, kompetisi kreatif, pameran UMKM, serta berbagai program edukatif lainnya yang bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan keberlanjutan di Aceh.
Tidak ada komentar