RAKYAT ACEH | MEULABOH – Masyarakat dari dua desa yang rata dengan tanah akibat terjangan banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya kini mulai menerima uluran tangan. PT Karya Tanah Subur (KTS) Aceh Barat hadir menyalurkan bantuan sembako bagi para penyintas yang kini menetap di lokasi pengungsian. Meski bantuan pangan mulai terpenuhi, warga sangat mengharapkan adanya bantuan sumber energi berupa lampu tenaga surya (panel surya).
Harapan di Tengah Kegelapan
Efendi, salah seorang perangkat Gampong Babah Suak, mengungkapkan bahwa sejak bencana melanda pada 26 November 2025 lalu, permukiman mereka sepenuhnya gelap gulita tanpa aliran listrik.
“Sejak banjir bandang menghancurkan desa kami, penerangan tidak pernah ada lagi. Kami sangat berharap kepada para dermawan, jika ada bantuan selanjutnya, mohon kiranya membantu pengadaan lampu panel surya,” ungkap Efendi usai menerima bantuan dari PT KTS pada Rabu (24/12/2025).
Desa yang Lenyap dari Peta
Dahsyatnya banjir bandang yang terjadi sebulan lalu melenyapkan Desa Babah Suak dan Desa Kuta Teungoh di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Hantaman air bah yang tingginya mencapai pucuk pohon kelapa itu bahkan mengubah struktur alam, menggeser aliran sungai sejauh 40 hingga 50 meter dari posisi semula.
Meski seluruh harta benda ludes, Efendi bersyukur 165 Kepala Keluarga (KK) di Babah Suak berhasil menyelamatkan diri ke tempat tinggi. Nasib memilukan terjadi di Desa Kuta Teungoh; seorang warga bernama Jali (60) ditemukan meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat air bah datang, sementara rekannya, Saikiran (27), berhasil selamat.
Wujud Kepedulian PT KTS
Bantuan yang diserahkan oleh PT KTS merupakan hasil donasi kolektif dari karyawan, staf, hingga bantuan tambahan dari ibu-ibu staf grup PT Astra Agro Lestari di Sulawesi. Administratur PT KTS, Halik Barutu, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang tidak hanya melanda Aceh, tetapi juga beberapa wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Detail bantuan yang disalurkan meliputi:
Bahan pokok (Sembako).
Tikar dan alas tidur.
Perlengkapan khusus wanita dan anak-anak.
Pakaian layak pakai.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Beutong Banggalang. Semoga para korban diberikan ketabahan luar biasa dalam menghadapi ujian ini,” ujar Halik.
Tidak ada komentar