x

Material Batu Tutup Jalan Wih Porak, Petugas dan Warga Lakukan Evakuasi Darurat

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Apr 2026 22:23 0 redaksi

RAKYAT ACEH| REDELONG – Material batu disertai luapan air menutup badan jalan lintas Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (6/4) malam, sehingga akses transportasi sempat lumpuh total.
Dalam kondisi darurat tersebut, petugas kepolisian bersama masyarakat langsung melakukan evakuasi terhadap pengguna jalan yang terjebak.
Satlantas Polres Bener Meriah bersama Polsek Pintu Rime Gayo turun ke lokasi sejak malam hari untuk membantu pengendara dari dua arah yang tidak dapat melintas akibat tertutupnya jalan oleh material batu dan derasnya aliran air.
Sejak pukul 22.00 WIB, petugas dan warga bahu-membahu mengevakuasi pengguna jalan yang terpaksa berjalan kaki menyeberangi aliran sungai. Proses evakuasi berlangsung hingga tengah malam guna memastikan keselamatan masyarakat.
Kasatlantas Polres Bener Meriah, AKP Syafaruddin, mengatakan pihaknya membantu warga agar perjalanan tetap dapat dilanjutkan meski akses kendaraan terputus sementara.
“Warga dari arah Wih Porak kita bantu menyeberang dan diantar menuju Bener Meriah, begitu juga sebaliknya,” ujarnya.
Evakuasi pejalan kaki dihentikan setelah alat berat tiba di lokasi untuk membersihkan material batu yang menutup badan jalan. Sekitar dua jam proses pembersihan dilakukan, dan tepat pukul 02.00 WIB kendaraan yang sempat terjebak mulai dapat kembali melintas.
Penanganan di lokasi baru benar-benar berakhir sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Saat ini, dua unit alat berat masih disiagakan di kawasan Wih Porak untuk mengantisipasi banjir susulan.
Pembersihan material dilakukan dengan mengerahkan empat unit excavator milik Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, dibantu PT PP, TNI, Polri, serta masyarakat yang bekerja hingga larut malam.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPKP Bener Meriah, Alpahmi, menyebutkan pihaknya bergerak cepat setelah menerima instruksi langsung dari Bupati.
“Begitu instruksi diterima, kami langsung turun ke lokasi bersama tim untuk memastikan jalan segera difungsikan kembali,” katanya.
Meski akses jalan kini telah dapat dilalui kendaraan, kondisi di lapangan masih dalam tahap penanganan lanjutan dan belum sepenuhnya stabil. Masyarakat diimbau tetap waspada saat melintas karena kawasan tersebut rawan longsor dan banjir, terlebih dengan intensitas hujan yang masih tinggi.
“Penanganan belum sepenuhnya rampung, jadi tetap hati-hati,” pungkasnya. (uri/min)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x