x

Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Tinjau Siswa SDN 9 Tanah Jambo Aye

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 22:05 32 redaksi

RAKYAT ACEH-PANTON LABU: Jalan rusak dan berdebu, tidak menghalangi niat langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof, Dr, Abdul Mu’ti, M.Ed untuk melihat kondisi anak-anak Sekolah Dasar Negeri 9 Gampong Lueng Tuha, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, belajar di tenda darurat, Rabu petang, 28 Januari 2026.

“Bagunan sekolah yang rusak berat seperti SD Negeri 9 yang kita lihat tadi akan kita robohkan dan bangun baru. Selama dalam pembangunan, kita akan buat kelas darurat di lokasi yang sama, ” kata Abdul Mu’ti disela-sela meninjau seratusan anak sekolah dasar yang harus belajar di tenda darurat setelah dua bulan bencana Hidrometeorologi porak poranda sejumlah infrastruktur di kecamatan paling timur Aceh Utara itu.

Adapun tenda darurat didirikan memanfaatkan selatan halaman masjid setempat atau sekitar 1 kilometer dari sekolah mereka yang rusak parah dan berlumpur.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebutkan pembangunan gedung sekolah baru SDN 9 akan segera dimulai pada anggaran 2026. “Sedangkan beberapa sekolah yang sudah dikunjungi tadi, sebagian ada ruang belajar yang sudah digunakan dan sebagain memang belum. Dan yang belum, sebagiannya belajar di ruang kelas darurat dan tenda,” katanya.

Kunjungan Mendikdasmen ke lokasi tenda belajar sekira pukul 15.30 WIB, mendapat sambutan hangat siswa yang dengan duduk rapi di dalam tenda. Abdul Mu’ti didampingi Kepala Sekolah SDN 9, Suriati, S.Pd menghibur seratusan anak-anak dengan beberapa lagu kebangsaan.

Turut mendampingi Prof Dr Abdul Mu’ti saat mengunjungi sekolah-sekolah terdampak di Kabupaten Aceh Utara itu, Plt Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S,Pd, M.Sp, Kajari Aceh Utara, Hilman Azazi, SH, Plt Sekda Aceh Utara, Dr (c) Jamaluddin, Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto dan Jubir Aceh Utara, Muntasir Ramli.

Sebelumnya, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti meresmikan ruang belajar lantai dua SMP 7 Muhammadiyah, Pantonlabu. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita. Sekolah ini sudah mulai belajar 100 persen, katanya.

Sebelum meninggalkan Aceh Utara, menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Mendikdasmen dilawatan terakhirnya menyempatkan singgah di SMK1 Kecamatan Baktiya. Barat. (ung)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x