Menuju Akreditasi Unggul, Tim Asesor BAN-PT Sambangi
UIN Sultanah Nahrasiyah LhokseumaweRAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memasuki fase penting dalam peningkatan mutu perguruan tinggi dengan dilaksanakannya Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pembukaan asesmen berlangsung di Gedung Serbaguna kampus setempat, Senin (25/11).

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menyambut kedatangan para asesor dengan pengalungan selempang khas Aceh.
Tim asesor BAN-PT dipimpin oleh Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H., M.H., M.A. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), bersama para anggota,Prof. Dr. H. Yusuf Baihaqi, Lc., M.A. (UIN Raden Intan Lampung), Prof. Dr. Arita Marini, Ir ME (Universitas Negeri Jakarta) dan Dr. Meinarni Susilowati, M.Ed. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dr. Danial, M.Ag menyampaikan apresiasi atas kesediaan tim asesor hadir untuk melakukan penilaian. Ia memaparkan sejarah singkat kampus, visi dan misi institusi, serta berbagai capaian, termasuk 14 jurnal terindeks SINTA dan 22 perjanjian kerja sama internasional.
“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan selamat datang. Bagi kami, kedatangan Bapak dan Ibu Asesor adalah kedatangan maha guru yang akan memberi bimbingan berharga bagi kemajuan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe,” ujar Rektor.
Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, khususnya dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kawasan tersebut.
Sambutannya ditutup dengan sebuah pantun yang disambut tepuk tangan hadirin:
Kalo tdk karena gula,
Mana manis itu kopi.
Kalo bukan karena cinta,
Tidak mungkin tim asesor sampai kemari.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menilai keberadaan mahasiswa dari berbagai daerah memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi lokal.
“UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memiliki posisi strategis di tengah-tengah Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, dan Bireuen. Kampus ini adalah kebanggaan kami,” ucapnya.
Mewakili tim asesor, Prof. Ahmad Tholabi menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat dan menilai kesungguhan UIN SUNA dalam mempersiapkan akreditasi.
Ia membalas pantun Rektor dengan pantun khas Aceh:
Ke ujong blang anginpun reda,
Ombak kecil memecah buihnya.
Kami asesor tiba membawa tugas negara,
Menjalankan tugas dengan adil dan bijaksana.
Prof. Tholabi juga memberikan selamat atas perubahan bentuk institusi menjadi UIN, serta menyoroti keberanian kampus mengusung nama tokoh perempuan sebagai ikon kelembagaan.
“Kami hadir bukan sebagai orang lain, tetapi sebagai saudara dan sahabat,” ujarnya.
Dalam analoginya mengenai dokumen akreditasi, ia menyebut LKPT dan LED ibarat sebuah potret.
“Untuk LKPT dan LED, Bapak/Ibu sangat indah. Besar harapan kami semoga fotonya lebih indah dari kenyataan,” tambahnya.
Acara pembukaan asesmen selain dihadiri Wali Kota Lhokseumawe, juga Asisten I Setdakab Bupati Aceh Utara, Dr. Fauzan, Kakankemenag Aceh Utara, Sekda Kota Lhokseumawe, Manajer Area BSI Lhokseumawe, serta Kepala RRI Lhokseumawe.(arm/ra)
Tidak ada komentar