Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menegaskan progres pembangunan di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, menunjukkan perkembangan signifikan. FOR RAKYAT ACEH.RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mempercepat realisasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Percepatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menegaskan progres pembangunan di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 104 unit huntap yang ditargetkan di lokasi tersebut, sebanyak 57 unit telah selesai 100 persen dan siap dihuni.
“Pembangunan ini menjadi prioritas agar masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Kami bersama Kodim 0103/Aceh Utara terus mengawal prosesnya agar tuntas sesuai target,” ujar Ali Imran saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (21/2).
Setiap unit huntap dibangun dengan spesifikasi tipe 36 berukuran 6×6 meter, dilengkapi instalasi listrik dan lantai keramik.
Rumah-rumah tersebut kini berdiri kokoh dalam satu kawasan terintegrasi, menggantikan puing dan lumpur sisa banjir yang sebelumnya menutup area tersebut.
Menurut Danrem, keterlibatan personel TNI tidak hanya mempercepat pengerjaan fisik, tetapi juga memastikan keamanan dan kelancaran distribusi material. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan psikologis warga yang sempat kehilangan tempat tinggal.
“Hunian yang layak menjadi fondasi penting untuk membangun kembali kehidupan masyarakat. Kami ingin warga bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas normal,” katanya.
Percepatan pembangunan huntap ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan konkret dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana di masa mendatang.
Salah seorang warga Gampong Kuala Cangkoi, Aminah (45), mengaku terharu melihat rumah barunya hampir rampung. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi jawaban atas kekhawatiran yang selama ini menghantui setiap kali hujan deras turun.
“Kami merasa jauh lebih tenang. Setelah rumah kami hancur diterjang banjir, ini menjadi harapan baru bagi keluarga kami,” ujarnya.
Untuk diketahui secara keseluruhan, sebagai tahap pertama pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 unit hunian tetap di Aceh Utara. Rinciannya meliputi 100 unit di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, 500 unit di Kecamatan Langkahan, 300 unit di Kecamatan Lapang, serta sisanya di Kecamatan Sawang.(arm/ra)
Tidak ada komentar