x

Pemkab Aceh Utara Percepat Penyediaan Data Kerusakan Rumah Pasca Bencana

waktu baca 3 menit
Minggu, 28 Des 2025 16:49 41 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyediaan data kerusakan rumah terdampak bencana di Pendopo Bupati pada Minggu, (28/12). Rapat yang dipimpin oleh Bupati Aceh Utara Ismail A.Jalil ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antar instansi dan memastikan agar bantuan pembangunan rumah dapat disalurkan secara tepat sasaran serta dengan waktu yang se singkat-singkatnya.

Plt. Sekda Aceh Utara, Jamaluddin dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa proses penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak akan dilakukan secara bertahap, namun dengan prioritas kecepatan. Agenda mendesak yang disepakati dalam rapat ini adalah pelaksanaan groundbreaking pembangunan rumah yang dijadwalkan berlangsung esok hari, dan akan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Mulai besok, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk kembali beraktivitas di kantor masing-masing guna mempercepat normalisasi pelayanan bagi masyarakat,”tegas Plt. Sekda.

Dalam rapat yang juga dihadiri perwakilan BNPB Pusat, Herman, dijelaskan bahwa data yang sudah lengkap akan segera diterbitkan Surat Keputusannya (SK) agar pembangunan fisik bisa dimulai. Selain itu, opsi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di lokasi semula (insitu) juga akan dipertimbangkan jika memungkinkan secara teknis.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari para camat, sebagian besar kecamatan sudah berhasil menyetorkan data dengan progres rata-rata lebih dari 90%. Namun, beberapa kendala lapangan masih muncul, antara lain:

Akurasi Data: Adanya laporan data yang “dilebihkan” di tingkat desa, yang perlu segera diklarifikasi.

Permintaan Warga: Banyak warga yang menginginkan pembangunan rumah tetap di lokasi semula atau mengharapkan Dana Tunggu Hunian (DTH).

Kebutuhan Infrastruktur: Di Matangkuli, meskipun pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, warga mendesak perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan saluran air.

Lahan untuk Huntara: Di Cot Girek, masalah utama adalah ketersediaan lahan untuk pembangunan Huntara (Hunian Sementara).

Instruksi dan Langkah Lanjutan

Bupati Aceh Utara mengeluarkan instruksi tegas agar seluruh Camat aktif mempublikasikan informasi terkait bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Langkah ini diambil guna menghindari misinformasi yang beredar di lapangan.

“Saat ini, sudah lebih dari 2.000 ton beras yang didistribusikan kepada warga. Namun, masih ada klaim kekurangan yang harus segera diselesaikan,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, seluruh OPD diinstruksikan untuk turun langsung ke lokasi, melakukan gotong royong, mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk video, dan mempublikasikan upaya-upaya tersebut agar masyarakat mengetahui progres penanganan bencana secara transparan. ASN dari provinsi juga akan turut menjadi relawan untuk membantu proses pembersihan di tiga kecamatan.

Hasil rapat koordinasi menghasilkan enam kesepakatan utama:

Deadline Data: Data yang belum lengkap harus segera dijemput ke lapangan paling lambat Senin, 29 Desember 2025, pukul 17.00 WIB untuk penetapan Tahap I.

Transparansi: Data yang sudah diverifikasi harus diumumkan kembali di tingkat kecamatan untuk memastikan transparansi.

Dokumentasi: Setiap OPD wajib mendokumentasikan kegiatan penanganan bencana dalam bentuk video.

Keamanan Lokasi: Pembangunan rumah harus mempertimbangkan aspek mitigasi bencana jangka panjang.

Kolaborasi: Memperkuat koordinasi antara tim kabupaten, BNPB, dan Muspika guna memastikan penanganan yang efektif.

Infrastruktur Strategis: Dinas PUPR segera menyerahkan daftar prioritas infrastruktur yang membutuhkan perbaikan (seperti tanggul, irigasi, dan sekolah) kepada Bupati untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Dukcapil Safrizal juga menegaskan bahwa batas akhir penyerahan data dari para Camat ditunggu hingga pukul 22.00 WIB malam ini agar Surat Keputusan (SK) penetapan bisa segera diproses dan pembangunan rumah dapat segera dimulai.

Dengan langkah-langkah tegas dan kolaborasi antara berbagai pihak, pemerintah Aceh Utara berkomitmen untuk memberikan solusi cepat dan tepat bagi warga yang terdampak bencana.(arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x