Ilustrasi tentara zionis Israel menyeret warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al Aqsa di tengah Bulan Suci Ramadan.Rakyataceh.Net – Penutupan Masjid Al-Aqsa selama lebih dari 30 hari dikecam sebagai serangan terang-terangan, bukan hanya terhadap warga Palestina, tetapi juga umat Muslim di seluruh dunia.

Tokoh publik El-Leithy menegaskan, langkah tersebut mencederai nilai religius dan sejarah yang melekat kuat pada Al-Aqsa sebagai situs suci umat Islam.
Dalam pernyataannya, ia mendesak respons segera dari berbagai pihak atas situasi yang terus memanas di Yerusalem. Ia juga meminta media Arab dan dunia Islam memperkuat peliputan guna mengungkap pelanggaran yang terjadi di kota tersebut.
El-Leithy menyerukan narasi media yang solid untuk mendukung perjuangan Palestina, dengan menyoroti penderitaan warga Yerusalem serta kebijakan pembatasan dan penutupan yang dinilai sebagai upaya sistematis menggusur penduduk dan memaksakan realitas baru.
Ia turut menekankan pentingnya pemanfaatan platform digital dan media sosial untuk melawan narasi Israel di kancah global.
“Pertempuran saat ini bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang kesadaran internasional dan opini publik,” tegasnya.
Tidak ada komentar