x

Pertamina All Out Amankan Pasokan Energi dan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Sumater

waktu baca 4 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 16:51 8 redaksi

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – PT Pertamina (Persero) bersama seluruh subholding dan anak usahanya bergerak cepat memastikan ketersediaan energi dan bantuan kemanusiaan bagi wilayah yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah sekitarnya.

 

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam pengamanan Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru) sekaligus menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG di tengah kondisi darurat.

 

Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan berbagai upaya optimalisasi suplai menggunakan beragam moda transportasi guna memastikan energi tetap menjangkau masyarakat.

 

“Pertamina menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. Pertamina Group fokus pada penyediaan dan distribusi energi, dan kami mengupayakan seluruh langkah agar BBM dan LPG tetap tersedia. Seluruh subholding dan anak usaha turut bahu-membahu memastikan energi dan bantuan dapat menjangkau warga terdampak,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam keterangannya kepada Rakyat Aceh, Sabtu (29/11).

 

Distribusi Energi Tetap Terjaga di Tengah Tantangan Cuaca

 

Baron menjelaskan bahwa sarana dan fasilitas Pertamina di wilayah terdampak berada dalam kondisi aman. Para pekerja yang ikut terdampak juga telah mendapatkan dukungan perusahaan, dan sebagian besar tetap bertugas untuk melayani kebutuhan energi masyarakat.

 

Di sisi distribusi laut, kapal pengangkut BBM menghadapi cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang di sekitar Single Point Mooring (SPM) Belawan, yang sempat menghambat proses sandar. Meski demikian, dua kapal kini berhasil menuntaskan proses bongkar muat BBM.

 

Pertamina juga mengerahkan Helikopter Bell 412 EP (PK-PUJ) milik PT Pelita Air Service dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Bandara Internasional Kualanamu, Medan, untuk mengangkut BBM dan bantuan logistik. Selain itu, Pelita Air menyiapkan armada untuk Misi Penerbangan Emergency ke wilayah Rantau, Lhokseumawe, Pangkalan Susu, dan sekitarnya.

 

Dukungan Distribusi Darat dan Operasional Fasilitas Energi

 

Anak usaha Pertamina, PT Elnusa Petrofin, memastikan distribusi BBM melalui armada mobil tangki tetap berjalan maksimal meski menghadapi medan sulit. Elnusa Petrofin juga memastikan operasional SPPBE Gunung Sitoli, serta DPPU Sibolga dan Silangit, dalam kondisi aman untuk mendukung suplai energi.

 

“Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi mobil tangki berjalan aman dan selalu mengutamakan aspek keselamatan,” lanjut Baron.

 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan pihaknya menerapkan langkah cepat melalui pemantauan intensif dan penyesuaian pola suplai berdasarkan kondisi lapangan. Koordinasi erat dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan unsur penanganan kebencanaan.

 

Sebagai bentuk mitigasi, Pertamina menerapkan alih suplai (RAE) Pertalite dan Biosolar dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai. Pertamina juga menerapkan skema prioritas penyaluran untuk SPBU dengan stok kritis serta memaksimalkan penyaluran produk alternatif seperti Pertamax dan Pertamina Dex.

 

Pertamina Peduli Turun Langsung Salurkan Bantuan

 

Pertamina menurunkan tim relawan Pertamina Peduli untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor. Bantuan yang telah disalurkan antara lain:

 

600 box mi instan

 

50 karung beras (10 kg)

 

120 kardus air mineral

 

Selain itu, Perwira Pertamina Hulu Energi turut menyerahkan bantuan tambahan berupa mi instan, air mineral, biskuit, susu balita, popok bayi dan dewasa, selimut, dan handuk.

 

Pertamina Bina Medika IHC juga membuka area RS Pertamina Pangkalan Brandan (Kabupaten Langkat) dan RS Pertamina Rantau (Aceh Tamiang) sebagai lokasi pengungsian masyarakat, sembari tetap menjaga operasional layanan kesehatan meski turut terdampak banjir.

 

“Bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat,” kata Baron.

 

Koordinasi Lintas Lembaga dan Pengamanan Satgas Nataru

 

Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BPBD, dan berbagai pemangku kepentingan. Dukungan tambahan akan disiapkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

 

Sejak 13 November 2025, Pertamina telah mengaktifkan Satgas Nataru untuk memantau kebutuhan energi dan infrastruktur distribusi secara nasional.

 

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan, serta berhati-hati saat melintas di wilayah yang masih dalam penanganan. Layanan Pertamina Contact Center 135 siap menerima laporan masyarakat.

 

Pertamina sebagai pemimpin transisi energi juga menegaskan komitmennya mendukung target Net Zero Emission 2060, sekaligus mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) di seluruh lini operasi. (arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x