x

Posko Pengungsi Tak Tersedia MCK, Pengungsi BAB Dalam Plastik

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Des 2025 15:52 36 redaksi

Meureudu – Hampir seluruh pengungsi di posko pengungsian korban banjir bandang Pidie Jaya kini mengeluhkan kesulitan air bersih dan MCK. Warga yang bertahan di posko pengungsian, terpaksa harus buang air besar dalam plastik. Warga menilai, pemerintah tidak serius mengurus korban banjir yang mengungsi.

Di beberapa posko pengungsian, seperti Kecamatan Meureudu, Meurah Dua, dan Ulim, banyak posko tidak memiliki fasilitas jamban dan air bersih yang memadai. Kondisi ini sangat rawan menimbulkan penyebaran berbagai penyakit dan memperburuk kualitas hidup pengungsi korban banjir.

Hal itu seperti dikeluhkan, Hamdani, salah seorang warga korban banjir di Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua. Menurut dia, Pemkab Pidie Jaya tidak seakan tidak serius mengurus para korban banjir yang kini rumahnya tidak dapat ditempati lagi akibat tertimbun lumpur setinggi hampir dua meter lebih yang kini bertahan di kamp pengungsian.

” Kami sangat kekurangan air bersih. Tempat air yang dibawa pemerintah kemarin tidak pernah diisi air, setelah bak air dibawa kemari orang bawa itu tidak pernah kembali lagi ke posko ini,” kata Hamdani, Kamis (10/12).

Selain kekurangan air bersih, ia juga menyampaikan bahwa, saat warga yang bertahan di posko pengungsian, terpaksa harus buang air besar dalam plastik karena ketiadaan MCK di posko pengungsi.

Padahal setau dia, WC portable pada saat pelaksanaan MTQ beberapa waktu lalu cukup banyak. Seharusnya WC portable tersebut dapat didistribusikan ke posko-posko pengungsian untuk warga dapat membuang air besar. Sehingga tidak warga tidak membuang air besar dalam plastik.

Hal yang sama juga dikeluhkan Rahmad, warga Gampong Gelanggang, Kecamatan Ulim. Kata dia, warga desa tersebut saat ini terpaksa harus memamfaatkan air tambak untuk keperluan sehari-hari.

” Selama ini warga memanfaatkan air tambak untuk keperluan sehari-hari. Sedangankan untuk BAB kami harus di hamparan terbuka dengan penutup seadanya,” kata Rahmad. (San).

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x