Tenaga kesehatan Puskesmas Lhoknga menikmati nasi tumpeng saat berbuka puasa bersama di halaman Gedung Rawat Inap, Rabu (4/2/2026). Foto MC Aceh BesarRakyat Aceh| Aceh Besar – Suasana berbeda mewarnai kegiatan berbuka puasa bersama para tenaga kesehatan di Puskesmas Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026). Pada Ramadan 1447 Hijriah ini, puluhan karyawan dan karyawati menikmati sajian nasi tumpeng, menu nasional yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Rawat Inap tersebut menjadi ruang silaturahmi setelah para tenaga kesehatan menjalani aktivitas pelayanan yang padat sepanjang hari. Momentum ini sekaligus memperkuat soliditas internal dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan kuliner khas Aceh seperti kuah beulangong dan aneka minuman tradisional, konsep berbuka puasa kali ini menghadirkan nuansa baru. Nasi tumpeng dipilih sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan ungkapan syukur di bulan suci.
Kepala Puskesmas Lhoknga, Elisa, SKM, mengatakan kegiatan tersebut digelar secara sederhana namun penuh makna.
“Setelah melewati kesibukan tugas dengan aktivitas harian yang sangat padat, berbuka puasa bersama dengan konsep sederhana seperti ini terasa sangat indah. Semua berlangsung dalam suasana penuh keakraban,” ujarnya.
Menurut Elisa, konsep berbuka dengan menu nasi tumpeng telah direncanakan sejak jauh hari sebagai upaya menghadirkan suasana berbeda tanpa mengurangi nilai kebersamaan.
Hal senada disampaikan Kepala Tata Usaha Puskesmas Lhoknga, M. Nasir. Ia menilai pilihan menu tersebut memberikan kesan tersendiri bagi seluruh jajaran.
“Biasanya dalam komunitas seperti ini menunya pasti kuliner khas Aceh. Hari ini terasa berbeda, namun tetap penuh makna dan kebersamaan,” katanya.
Lebih dari sekadar sajian, momen tersebut menjadi pengingat bahwa esensi Ramadan terletak pada kebersamaan, rasa syukur, dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah. Di tengah padatnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kebersamaan sederhana ini menjadi energi baru bagi para tenaga kesehatan dalam menjalani hari-hari Ramadan.
Pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan dan kekompakan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terjaga, seiring komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Besar. []
Tidak ada komentar