RAKYAT ACEH I MEULABOH – Bupati Aceh Barat diwakili Plt Sekda, Dr. Ir Kurdi memimpin rapat tindak lanjut penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dan pendataan pemerintah pusat terkait jaminan hidup, pemulihan ekonomi, bantuan perabotan dan Dana Tunggu Hunian (DTH) di Ruang Rapat Cut Nyak Dhien Bappeda, Meulaboh, Jumat (9/1/2026).
Kurdi mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan Prades R3P Kabupaten Aceh Barat, dan Tim R3P sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh.
“Usulan kita itu ada lima sektor sama seperti biasa, yaitu sektor perumahan kemudian sektor infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor. Pada pembahasan kemarin kita mengusulkan sekitar lebih kurang hampir 800 miliar untuk kebutuhan penanganan 3 tahun di Aceh Barat baik nilai kerusakan maupun kerugian,” kata Kurdi.
Dikatakan Kurdi, ada beberapa catatan di masing – masing sektor, pertama yaitu terkait dengan penerima bantuan baik itu nama maupun alamatnya. Untuk sementara ini yang mendesak yaitu bantuan kepada penerima yang rumahnya rusak ringan dan rusak sedang.
“Sekarang kita dalam tahap validasi, dari 187 unit rumah yang diusulkan pada tahap pertama sekarang menjadi 117 unit rumah yang telah diverifikasi oleh tim kita yang telah kelapangan,” katanya.
Untuk di Aceh Barat kata Kurdi, ada Tim R3P yang telah di SK kan oleh bupati untuk menangani persoalan tersebut, tim tersebut terdiri dari seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Keuchik, perguruan tinggi dan instansi vertikal yang ada.
“Tugas kita itu nanti yaitu menyusun rencana rehabilitasi dn rekonstruksi pasca bencana di wilayah Kabupaten Aceh Barat untuk tiga tahun kedepan,” ujar Kurdi.(den)
Tidak ada komentar