x

Ratusan Pengungsi Nikmati Menu Daging Berbuka Bantuan PCNU Lhokseumawe

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 21:31 1 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir di bulan suci Ramadhan. PCNU Lhokseumawe menghadirkan dapur berbuka puasa bagi ratusan korban banjir dengan menyalurkan daging segar, beras, bumbu masak, serta sayuran di lokasi pengungsian Kuala Cangkoi, kawasan Lapang, Aceh Utara, Jumat (27/2/2026).

 

Aksi sosial ini digelar bersama keluarga pengungsi pada hari ke-9 Ramadhan sebagai upaya memastikan para korban tetap mendapatkan asupan gizi layak di tengah keterbatasan hidup di tenda darurat. Sedikitnya 307 kepala keluarga menikmati hidangan berbuka yang diolah langsung secara gotong royong.

 

Ketua Nahdlatul Ulama Kota Lhokseumawe, Tgk. M. Rizwan Haji Ali, menyebutkan pihaknya menyalurkan sekitar 35 kilogram daging beserta bahan pokok lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak.

 

“Ini bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga upaya menguatkan semangat dan kebersamaan para penyintas banjir di bulan Ramadhan,” ujarnya.

 

Bantuan tersebut merupakan donasi dari dermawan asal Malaysia, Rosli Dahlan, yang disalurkan melalui jejaring PCINU Malaysia dan PWNU Aceh sebelum diteruskan kepada masyarakat.

 

Suasana haru dan syukur terasa saat waktu berbuka tiba. Warga yang selama ini bertahan di pengungsian mengaku bahagia bisa menikmati hidangan daging bersama keluarga. Mereka juga menggelar doa bersama untuk para donatur.

 

“Alhamdulillah, di tengah kondisi sulit kami masih bisa makan enak saat berbuka. Semoga Allah membalas semua kebaikan para pemberi bantuan,” kata Tgk Abdullah, salah satu warga.

 

Tak berhenti pada bantuan konsumsi, PCNU juga menggulirkan program lanjutan berupa pembangunan lima unit sumur bor di wilayah terdampak, distribusi kitab untuk santri, hingga dukungan pembangunan dayah di Lhoksukon.

 

Rizwan menegaskan, pihaknya akan terus mendampingi korban banjir hingga masa pemulihan tuntas. “Kami berkomitmen hadir bersama masyarakat sampai mereka benar-benar pulih dan kembali menjalani kehidupan normal,”terang Tgk. M. Rizwan Haji Ali, kepada Rakyat Aceh, Sabtu (28/2). (arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x