x

SAPA Salurkan Bantuan untuk Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jan 2026 15:00 196 redaksi

Rakyat Aceh | Bireuen – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang.

Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Sabtu hingga Selasa, 27-30 Desember 2025, dengan titik keberangkatan dari Banda Aceh.

Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Ketua Umum SAPA, Fauzan Adami, bersama tim relawan SAPA Peduli, menyusuri sejumlah wilayah terdampak banjir di tiga kabupaten tersebut.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok masyarakat terdampak, antara lain sembako, air minum, pakaian dan kain layak pakai, madu, makanan siap konsumsi, serta tenda darurat untuk hunian sementara.

“Alhamdulillah, selama empat hari perjalanan dari Banda Aceh hingga Aceh Tamiang, kami berhasil menyalurkan bantuan ke sejumlah titik terdampak. Di Pidie Jaya, bantuan disalurkan di Posko Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu, dan wilayah sekitarnya. Selanjutnya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, hingga ke berbagai desa terdampak di Aceh Tamiang,” ujar Fauzan kepada media ini, Kamis (1/1).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan baik melalui posko-posko pengungsian maupun secara langsung kepada warga yang ditemui di lokasi pengungsian dan di sepanjang jalur terdampak banjir.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, SAPA menyalurkan bantuan ke sejumlah desa, di antaranya Desa Tanah Terban, Kampung Dalam, Kampung Bundar, Kampung Air Tenang, Kampung Durian, serta beberapa desa terdampak lainnya.

Menurut Fauzan, kondisi lingkungan di Aceh Tamiang pascabanjir masih sangat memprihatinkan. Debu tebal akibat material sisa banjir menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga, terutama anak-anak.

“Kondisi di Aceh Tamiang masih sangat parah. Debu luar biasa, kami banyak menerima keluhan dari warga. Anak-anak mulai mengalami gangguan kesehatan, kulit gatal-gatal, dan batuk. Karena itu, antusiasme warga sangat tinggi saat mengetahui kami membawa madu,” jelasnya.

SAPA menyalurkan sekitar 225 botol madu sejak dari Pidie Jaya hingga Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk anak-anak, mengingat manfaat madu yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan yang belum sehat.

Selain itu, SAPA juga menyalurkan sejumlah tenda pengungsian yang difokuskan kepada keluarga yang memiliki anak kecil dan telah kehilangan tempat tinggal. Tenda tersebut diharapkan dapat menjadi hunian sementara yang layak bagi mereka.

Tak hanya itu, SAPA juga menyalurkan puluhan paket makanan siap konsumsi ke Aceh Tamiang termasuk roti dan air minum.

“Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung aksi kemanusiaan ini, sehingga bantuan dapat sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” sebut putra asal Bireuen itu. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x