
RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banda Aceh setelah berhasil menjuarai ajang Festival Madrasah Young Researchers Aceh (FEST MYRA) 2025 tingkat Provinsi Aceh. Kompetisi yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Aceh bekerja sama dengan PW PGM Indonesia Aceh ini menjadi wadah penguatan budaya riset dan inovasi di kalangan pelajar madrasah pada 24 November 2025 malam di BSI Landmark Banda Aceh.

Dalam kompetisi tersebut, 4 (empat) tim dari MAN 1 Banda Aceh berhasil meraih juara di berbagai bidang. Pada Bidang Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi, Yudha Arif Athaya, meraih Juara I dengan judul penelitian “Formulasi Patch Hidrogel Antibakteri Halal Berbasis Eucheuma Cottonii dan Kitosan Limbah Udang Untuk Aplikasi Balutan Luka.”
pada bidang yang sama, Rizki Faiqa, Najwa Zafira, dan Ratu Balqis Aldira meraih Juara III dengan penelitian “Citra, Peradaban, dan Teknologi: Pelestarian Digital Benteng Indrapatra Berbasis Analisis Computer Vision Arsitektural.”
Prestasi lain juga ditorehkan pada Bidang Ilmu Keagamaan Islam, di mana Farras Nabilla Putri, Clarence Athaillah Khairunnisa, dan Cut Talitha Nasywaa berhasil meraih Juara I dengan penelitian “Model Edukasi Qanun Jinayat Berbasis Media Digital: Peran Wilayatul Hisbah Dalam Meningkatkan Pemahaman Hukum Islam Generasi Z di Aceh.”
Sementara itu, pada Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora, Rita Hindawati, Nuril Maghfirah, dan Nayra Muthmainnah berhasil meraih Juara III melalui penelitian bertajuk “Meme Sebagai Bahasa Baru: Analisis Pengaruh Humor Digital pada Stiker Meme Whatsapp di Kalangan Generasi Z.”
Kepala MAN 1 Banda Aceh, Dr. Hj. Nurasiah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi luar biasa ini.
Keberhasilan para siswa membuktikan bahwa budaya riset dan inovasi di MAN 1 Banda Aceh semakin berkembang. Kami akan terus mendukung kreativitas siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Perasaan serupa disampaikan Yudha Arif Athaya selaku peraih Juara I.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa meraih juara. Ini pengalaman berharga dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan berkarya,” ungkapnya.
Ketua Panitia FEST MYRA 2025, Nurmahni Harahap, M.Pd, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini berlangsung melalui tahapan panjang sejak Juli hingga November. Jumlah Pendaftar 178 tim dari 21 kabupaten/kota. Setelah melalui seleksi ketat 36 tim berhasil masuk ke grand final yang diikuti oleh peserta dari 12 kabupaten/kota di Aceh.
Para peserta mempresentasikan penelitiannya melalui poster dan X-banner. Penilaian dilakukan pada tiga bidang kompetisi yaitu bidang Ilmu Keagamaan Islam, Ilmu Sosial dan Humaniora dan Matematika, Sains, dan Teknologi (MST). Dewan juri kemudian menetapkan para pemenang yang terdiri dari Juara I, II, III, Juara Best of The Best untuk jenjang MTs dan MA, serta Juara Favorit.
Keikutsertaan seluruh daerah ini menjadikan FEST MYRA 2025 semakin kompetitif dan menunjukkan tingginya antusiasme pelajar madrasah terhadap dunia penelitian dan inovasi ilmiah.
Tidak ada komentar